Apakah usia kamu saat ini sudah kepala dua? Jika ya, penting buat kamu untuk segera memasukkan investasi dalam kegiatan pengelolaan keuangan. Selain mampu melawan laju inflasi yang terus menerus menggerogoti nilai mata uang, investasi juga bisa mengantarkan kamu pada kebebasan finansial.

Di Indonesia, instrumen investasi banyak macamnya. Kamu bisa berinvestasi di bidang saham, properti, emas, atau Peer to Peer (P2P) Lending yang saat ini sedang populer. Apapun instrumennya, yang jelas investasi punya tujuan sama, yakni memperoleh keuntungan di kemudian hari.

Ingin tahu jenis-jenis investasi yang populer di Tanah Air, baca: Investasi itu Banyak Macamnya, ini 7 Jenis Investasi Paling Populer di Indonesia!

Lantas, apa sih pentingnya investasi untuk generasi muda? Berikut 5 alasan anak muda usia 20-an wajib investasi:

Bisa menambah penghasilan

Anak muda zaman sekarang harus cerdas dalam mengelola keuangan. Jangan pernah terfokus untuk menyisihkan uang hanya untuk menabung saja. Kenapa demikian? Menabung hanya akan membuat uang kamu diam di tempat dan sangat rentan tergerus inflasi. Solusi terbaik, cobalah untuk mulai berinvestasi dengan uang yang kamu miliki. Berinvestasi bisa jadi lahan basah untuk menambah penghasilan di usia muda.

Lebih berani ambil risiko

Kaum muda indentik dengan keberanian, tak terkecuali dalam hal mencoba investasi yang berisiko tinggi. Anak muda bisa dibilang lebih siap untuk menerima risiko yang akan timbul dari kegiatan investasi.

Bayangkan jika kamu baru mulai investasi saat usia sudah memasuki masa pensiun. Keberanian kamu tentu akan memudar, sebab akan banyak pertimbangan yang diambil, mengingat sumber dana yang dimiliki terbatas dengan tanggung jawab dan biaya kebutuhan sehari-hari. Karenanya, manfaatkanlah masa muda kamu yang panjang ini untuk berinvestasi.

Bisa jadi jembatan untuk wujudkan keinginan

Anak muda punya keinginan yang banyak dan beragam. Ada yang ingin membeli kendaraan sendiri, traveling ke berbagai tempat, hingga mewujudkan pesta pernikahan yang diidamkan.

Perlu kamu tahu, semua keinginan tersebut sangat mungkin terealisasi apabila kamu berinvestasi sejak masih muda. Pasalnya, investasi akan memberikan keuntungan yang lebih besar dari sekadar hanya menabung, terlebih jika kamu jeli memanfaatkan compounding effect. Baca ulasan lengkapnya: Compounding Effect, ‘Keajaiban Dunia Kedelapan’ yang bisa Bikin Orang jadi Kaya Raya!

Peluang mencari sumber dana masih terbuka lebar

Faktanya, kaum muda punya peluang lebih besar untuk menambah penghasilan ketimbang orang yang sudah tua. Anak muda masih bisa mencari pekerjaan sampingan atau mengerjakan beberapa proyek dalam waktu bersamaan.

Apakah orang yang sudah berusia lanjut tak mampu melakukan itu? Tentu saja bisa, namun performa mereka pada dasarnya tak segesit generasi muda.

Nah, mumpung masih muda, tak ada salahnya untuk mencari sumber penghasilan lain (selain dari pekerjaan utama) dan gunakan pendapatan tersebut untuk berinvestasi. Dengan begitu, nilai dan keuntungan investasi kamu akan terus berkembang seiring berjalannya waktu.

Belum banyak tanggungan

Pengeluaran kamu masih belum banyak dan tanggung jawab pun masih sedikit saat masih muda. Bisa dibilang, sebelum menikah, kamu hanya perlu membiayai diri sendiri dan orang tua. Beda halnya jika kamu sudah berkeluarga. Pengeluaranmu akan semakin banyak, mulai dari membayar cicilan rumah, kendaraan, hingga biaya sekolah anak dan sebagainya.

Baca juga: 10 Wejangan dari Orang-orang Sukses ini Bikin Semangat untuk Investasi, Simak Baik-baik!

Singkat kata, kamu bisa menghemat lebih banyak uang saat masih muda. Jadi, investasikanlah uang yang berhasil kamu sisihkan tersebut guna meraih kebebasan finansial di masa yang akan datang.

Kamu mungkin berpikiran, investasi itu hanya bisa dijalankan oleh orang yang mengerti tentang keuangan dan memiliki modal besar. Jika demikian, kamu salah besar. Investasi pada dasarnya bisa dilakukan oleh siapapun, termasuk generasi muda.

Dengan modal yang terjangkau, kamu sudah bisa berinvestasi dengan aman, mudah, dan menguntungkan. Kamu bisa berinvestasi di sektor Peer to Peer (P2P) Lending yang saat ini makin marak di Indonesia.

Dari sekian banyak penyedia layanan P2P Lending yang ada saat ini, kamu bisa memilih platform Danain yang memang memfokuskan diri mencari lender alias pendana dalam skema bisnisnya.

Platform Danain memberikan imbal hasil yang menjanjikan, minimal 8% maksimal 120% per tahun. Di sini, kamu akan terhindar dari risiko gagal bayar, sebab pihak peminjam menyerahkan agunan berupa emas atau logam mulia kepada perusahaan pergadaian yang bermitra dengan Danain. Keuntungan lainnya, baca: Catat, Ini Segudang Keuntungan Nabung di Danain Ketimbang di P2P Lending Lain!