Berapa biaya makan paling mahal yang pernah kamu gelontorkan selama hidup?

Ratusan ribu kah, atau malah jutaan rupiah?

Percaya atau tidak, seorang pria di luar sana rela menggelontorkan uang sebesar 4,57 juta dolar AS atau sekitar Rp 64 miliar untuk bisa makan siang dengan miliarder kenamaan, Warren Buffett.

Siapa pria tersebut?

Ia adalah Justin Sun, pria 28 tahun asal China yang merupakan pendiri platform uang kripto Tron. Usut punya usut, Sun ternyata ingin memakai kesempatan tersebut untuk memberi ‘pencerahan’ kepada Buffett terkait uang kripto. Maklum, selama ini, Buffett kerap melontarkan ‘ledekan’ terhadap mata uang tersebut.

“Saya secara resmi mengumumkan bahwa telah memenangkan makan siang amal ke 20 tahun yang diselenggarakan oleh Warren Buffett. Saya akan mengundang para pemimpin blockchain untuk bertemu dengan sang titan investasi. Saya harap ini akan bermanfaat bagi semua orang,” tulis Sun di akun Twitter-nya.

Sekadar informasi, hasil lelang makan siang dengan Buffett tersebut nantinya akan disumbangkan kepada Glide Foundation. Yayasan yang berbasis di San Francisco tersebut berfokus membantu para tunawisma yang membutuhkan.

Baca juga: Ingin jadi Orang Sukses? Ini Satu Kemampuan yang Harus Anda Miliki Menurut Warren Buffett!

Sun memang dimungkinkan mengajak tujuh orang untuk bergabung dalam makan siang yang akan digelar di restoran steak Smith & Wollensky yang berlokasi di Manhattan. Meski demikian, ia mengaku belum yakin akan mengundang siapa saja.

Sun juga mengaku bahwa ia merupakan penggemar Buffett, terutama terkait strategi investasi jangka panjangnya. Ia mengklaim rela menggelontorkan uang sebesar itu karena Buffett telah menginspirasi.

Dalam sebuah wawancara via telepon, Sun mengatakan bahwa sangat umum dalam dunia investasi jika seseorang mengubah pikirannya. Akan tetapi, lanjut dia, peluang investasi terbaik adalah ketika banyak orang meremehkan teknologi tersebut.

“Bahkan salah satu investor paling sukses sepanjang masa adalah mereka yang dapat melewatkan gelombang datang. Buffett telah mengaku bahwa ia membayar lebih untuk berinvestasi pada raksasa makanan besar Kraft Heinz Co., sementara ia gagal menyadari potensi investasi seperti Amazon.com Inc., Alphabet, bahkan  Apple,” jelasnya dalam surat terbuka kepada komunitas kripto, sebagaimana dikutip dari Bloomberg.

Di sisi lain, Sun juga menyadari bahwa ia tak akan mampu mengubah pikiran Buffett dalam makan siang yang akan dihelat sekitar tiga jam nanti. Akan tetapi, Sun berharap bisa memberikan pendapat berbeda dan menunjukkan kepada Buffett berapa banyak kemajuan yang telah dibuat dalam 10 tahun terakhir di industri mata uang kripto.

“Saya ingin dia belajar apa yang dilakukan generasi muda,” terangnya seperti dilansir CNBC.

Sementara itu, ketika dimintai komentar terkait makan siang dengan Sun, Buffett hanya tertawa dan mengatakan bahwa ia sangat menantikannya. Kata Buffett, ”Saya senang Sun telah memenangkan makan siang itu. Saya tak sabar ingin bertemu dengan dia dan teman-temannya.”

 

Buffett tak suka uang kripto

Beberapa waktu lalu, Buffett pernah mengungkapkan ketidaksukaannya terhadap mata uang kripto. Ia pun memperingatkan bahaya dari mata uang tersebut.

“Bitcoin adalah racun berbahaya. Tak ada nilai yang dihasilkan dari aset tersebut,” ungkap Buffett.

Tak hanya itu, pria berjuluk “Penyihir dari Omaha” tersebut juga menjelaskan bahwa membeli uang kripto bukanlah investasi, melainkan tindakan spekulatif semata. Buffett lebih menyarankan untuk beli rumah atau peternakan jika ingin berinvestasi, sebab hasilnya lebih jelas.

Baca juga: 8 Tanda Anda akan jadi Orang Sukses, Namun Jarang Disadari!

“Beli peternakan atau apartemen merupakan investasi yang benar-benar sempurna. Kamu bisa melihat sendiri bagaimana investasi itu sangat menguntungkan,” pungkasnya seperti dilansir Yahoo.

Ditambahkan Buffett, beda halnya jika kamu membeli mata uang kripto. Kamu tak punya apapun yang bisa menghasilkan. Kamu hanya berharap orang lain mau membayar lebih. Secara garis besar, Bitcoin lebih mirip seperti berjudi ketimbang investasi.

 

Rahasia sukses Warren Buffett

Wakil Ketua Berkshire Hathaway Charlie Munger mengungkapkan fakta menarik tentang Buffett kepada publik. Menurutnya, ada satu hal dari diri Buffett yang sangat ia kagumi selama ini, yakni kemampuannya untuk selalu belajar dan membaca.

“Jika Anda selalu memerhatikan Buffett setiap jamnya, Anda akan selalu melihatnya hanya duduk diam dan membaca,” terang Munger dalam pidatonya di University of Southern California.

Buffett juga diketahui selalu melatih otaknya dengan bermain bridge. Ia mengatakan bahwa kebiasaan itu membuatnya masih bisa fokus di usia yang sudah menginjak 88 tahun.

Selain itu, Buffett juga menekankan pentingnya melakukan transfer ilmu kepada orang lain. Menurutnya, mengajarkan sesuatu kepada orang lain dapat meningkatkan motivasi untuk belajar.

Pribadi yang mendorong dirinya untuk belajar dengan tujuan mengajarkan orang lain cenderung memiliki komunikasi, kepercayaan diri, dan keterampilan pemimpin yang lebih baik. Demikian menurut studi yang diterbitkan dalam The Journal of Science Education and Technology tahun 2009 lalu.

Ya, itulah rahasia sukses Warren Buffett yang bisa dicontoh, tentunya setelah ditunjang dengan investasi. Karenanya, jika ingin berhasil seperti Buffett, kombinasikanlah beberapa hal tadi dengan investasi.

Ingat, investasi merupakan salah satu langkah tepat untuk bisa meraih kebebasan finansial. Dengan berinvestasi, kamu tak perlu lagi bekerja, sebab uang yang akan bekerja untuk kamu.

Lantas, investasi apa yang cocok untuk dijalankan?

Jika ingin berinvestasi dengan aman, mudah, dan menguntungkan, investasilah di platform Danain yang merupakan Peer to Peer (P2P) Lending pertama beragunan emas di Indonesia. Selain minim risiko, investasi di Danain juga memberikan imbal hasil yang menjanjikan, minimal 8% maksimal 120% per tahun. Selengkapnya, baca: Catat, Ini Segudang Keuntungan Nabung di Danain Ketimbang di P2P Lending Lain!