Tren menjadi pekerja lepas atau freelancer kian meningkat setiap tahunnya, terutama bagi pekerja usia muda atau kalangan milenial. Waktu kerja yang fleksibel jadi salah satu alasan banyak orang memutuskan untuk jadi pekerja lepas di berbagai bidang.

Meski demikian, menjadi seorang pekerja lepas tentu saja punya keuntungan dan kekurangannya tersendiri. Jika keuntungan yang didapat sebagian besar dari segi waktu, namun kekurangan yang dimiliki juga bisa dibilang tak main-main, yakni dari sisi pendapatan yang tidak menentu setiap bulannya.

Besar-tidaknya pendapatan yang diperoleh sangat bergantung pada seberapa banyak pesananan yang datang. Ketika order banyak, pendapatan pun otomatis akan makin melimpah. Begitu pun sebaliknya.

Tak hanya itu, seorang pekerja lepas juga tak memiliki sejumlah keuntungan yang umumnya didapat oleh pekerja kantoran, seperti perlindungan asuransi, tunjangan, hingga fasilitas kesehatan. Karena itu, seorang pekerja lepas dituntut untuk ekstra cerdas dalam mengelola keuangannya.

Berikut kami jabarkan 7 tips cerdas untuk mengatur keuangan bulanan bagi para pekerja lepas:

Buat daftar penghasilan bulanan dan tentukan pendapatan minimal

Agar proses pengaturan keuangan berjalan lancar, cobalah buat daftar penghasilan yang diperoleh setiap bulannya. Daftar ini bisa Anda buat dalam rentang waktu antara satu atau dua tahun.

Dengan daftar tersebut, Anda bisa menghitung rata-rata pendapatan hingga jumlah pendapatan paling sedikit yang pernah diterima setiap bulannya.

Setelah itu, tentukanlah batas bawah dari penghasilan yang Anda dapat, agar bisa jadi tolak ukur dalam merencanakan keuangan. Menggunakan jumlah pendapatan terkecil sebagai dasar mengelola keuangan bisa membantu Anda untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan di kemudian hari. Salah satunya sebut saja ketika Anda tiba-tiba tak mendapatkan penghasilan yang besar.

Baca juga: Hati-hati, ini 5 Tanda Kondisi Keuangan Anda Tidak Sehat, Segera Perbaiki!

Buat anggaran bulanan

Usai menentukan pendapatan minimal, langkah berikutnya yang harus dilakukan adalah membuat anggaran untuk menentukan ke mana uang akan pergi. Dalam hal ini, Anda bisa membuat anggaran berdasarkan skala prioritas, seperti kebutuhan sehari-hari, biaya listrik, transportasi, dana darurat dan lain sebagainya. Daftar anggaran tersebut bisa menghindarkan Anda dari perilaku konsumtif yang bisa merugikan kondisi finansial.

Buat catatan pengeluaran

Selain membuat daftar anggaran, penting juga bagi Anda untuk memiliki catatan pengeluaran setiap bulannya. Catatan ini sangat berguna untuk mengidentifikasi pengeluaran-pengeluaran yang sejatinya tidak begitu penting. Dengan begitu, Anda bisa memangkas pengeluaran tersebut di bulan berikutnya.

Sisihkan untuk tabungan dan dana darurat

Setiap kali menerima penghasilan, sisihkanlah sebagian uang untuk ditabung. Tabungan tersebut bisa Anda pakai untuk membayar sejumlah kebutuhan jika tiba-tiba saja penghasilan Anda terlambat dibayarkan.

Selain itu, sisihkan pula penghasilan Anda untuk dana darurat. Dana tersebut akan sangat bermanfaat untuk menghindari utang ketika datang kebutuhan yang sifatnya mendadak.

Miliki asuransi kesehatan

Sebagai pekerja lepas, Anda tentu tak memiliki asuransi kesehatan layaknya pekerja kantoran. Karenanya, penting bagi Anda mengikuti program asuransi kesehatan untuk memproteksi diri. Asuransi tersebut penting untuk menghindari pengeluaran yang besar akibat masalah kesehatan.

Baca juga: Catat, 5 Resolusi Keuangan 2019 ini Bikin Kehidupan Finansial Anda Semakin Sehat!

Selalu berhemat dan hati-hati dengan kartu kredit

Karena penghasilan yang tidak tentu setiap bulannya, penting bagi Anda untuk selalu berhemat dengan tidak menghambur-hamburkan uang untuk hal-hal yang sifatnya konsumtif. Selain itu, berhati-hati pula dengan penggunaan kartu kredit, sebab hal tersebut bisa membuat kondisi keuangan hancur akibat tagihan yang tak kunjung usai.

Sisihkan dana untuk investasi

Investasi perlu dilakukan oleh siapapun, tak terkecuali pekerja lepas seperti Anda. Selain bisa menambah penghasilan, investasi juga bisa jadi jalan untuk meraih kebebasan finansial di masa yang akan datang.

Lantas, investasi jenis apa yang cocok untuk pekerja lepas? Anda bisa melabuhkan pilihan di sektor Peer to Peer (P2P) Lending, seperti platform Danain!

Di Danain, Anda bisa berinvestasi dengan aman, mudah, sekaligus menguntungkan. Selain bisa mendapatkan imbal hasil yang menjanjikan (minimal 8%, maksimal 120% per tahun), dana yang Anda investasikan juga akan aman, sebab ada agunan berupa emas atau logam mulia. Selengkapnya, baca: Catat, Ini Segudang Keuntungan Nabung di Danain Ketimbang di P2P Lending Lain!