Apakah penghasilan yang Anda terima tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup setiap bulan? Jika ya, Anda patut berhati-hati, sebab hal tersebut merupakan salah satu gejala kondisi keuangan yang tidak baik. Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi itu berpotensi besar menyebabkan kegagalan finansial.

Berikut kami beberkan 5 tanda kondisi keuangan tidak sehat dan harus segera diperbaiki:

Uang selalu habis sebelum gajian

Pakar keuangan Prita Hapsari Ghozie mengatakan, salah satu tanda kondisi keuangan tidak sehat adalah uang selalu habis padahal belum gajian. Kata dia, kondisi seperti ini biasanya dialami oleh orang-orang yang punya gaya hidup konsumtif, di mana pengeluarannya lebih besar dari penghasilan yang diterima. Demikian dikutip dari CNBC Indonesia.

Jika Anda termasuk salah satunya, cobalah untuk ubah kebiasaan tersebut mulai saat ini. Caranya, susunlah anggaran dan rencana belanja setiap bulan secara rutin. Catat pula pengeluaran tiap bulan agar bisa mengetahui pengeluaran apa saja yang sebenarnya tidak perlu, sehingga dapat dipangkas di bulan berikutnya. Hal ini sangat penting untuk mencegah keborosan.

Tidak punya dana darurat

Para ahli ekonomi selalu menyarankan agar setiap orang memiliki dana darurat, biasanya dalam bentuk tabungan. Dana ini sangat penting untuk mengantisipasi pengeluaran-pengeluaran yang sifatnya mendadak sekaligus menghindari utang.

Dilansir Republika, dana darurat idealnya punya besaran tiga kali lipat dari pengeluaran setiap bulan. Misal, pengeluaran Anda dalam sebulan 4 juta rupiah. Artinya, Anda harus memiliki dana darurat minimal 12 juta rupiah.

Jika saldo tabungan Anda tidak lebih dari tiga kali pengeluaran bulanan, Anda perlu waspada. Pasalnya, kemungkinan besar kondisi keuangan Anda tidak sehat.

Utang bulanan lebih dari 25 persen

Untuk menunjang kebutuhan hidup, seperti beli motor, barang elektronik, atau yang lainnya, seseorang kadang kala memutuskan untuk mengambil cicilan. Jika cicilan tersebut jumlahnya masih dalam batas wajar dan Anda sanggup membayarnya, tentu tak jadi masalah. Tapi, jika angsuran atau utang yang Anda punya angkanya 25 persen lebih besar dari penghasilan yang diterima tiap bulan, itu merupakan bencana sekaligus tanda kondisi keuangan tidak sehat.

Jika saat ini Anda terjebak dalam kondisi tersebut, segera cari jalan keluar. Anda bisa menekan beberapa pengeluaran jika memungkinkan, atau cari penghasilan tambahan untuk memperbaiki kondisi finansial.

Selalu melakukan pembayaran dengan kartu kredit

Tanda lain keuangan tidak sehat adalah selalu melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit, baik saat berbelanja atau ketika membayar makanan. Perlu diketahui, utang untuk kebutuhan konsumtif seperti itu bisa memperburuk kondisi keuangan Anda.

Solusi terbaik, gunakanlah uang tunai yang telah Anda anggarkan setiap bulan ketika melakukan pembayaran. Langkah tersebut penting untuk mencegah menumpuknya utang di kemudian hari.

Tidak punya dana pensiun

Anda mungkin bertanya-tanya, apa hubungan tidak memiliki dana pensiun dengan kondisi keuangan tidak sehat? Perlu Anda tahu, dana pensiun harus dipersiapkan sedini mungkin, terutama ketika masih produktif. Anda harus menyisihkan penghasilan yang dimiliki untuk dana hari tua tersebut.

Fakta di lapangan menyebutkan, banyak orang terlena dengan kehidupan yang konsumtif tanpa memikirkan hari tua. Hasilnya, ketika masuk masa pensiun, mereka kewalahan untuk memenuhi kebutuhan hidup karena tak lagi memiliki pendapatan tetap. Sebelum semua terlambat, sisihkanlah dana pensiun mulai saat ini.

Ingin persiapkan dan pensiun dengan mudah? Baca: Dana Pensiun itu Penting, Persiapkan Sedini Mungkin dengan Cara Mudah Ini!

Ya, itulah sederet tanda kondisi keuangan yang tidak sehat. Jika Anda mengalaminya, pulihkanlah kondisi tersebut sesegera mungkin. Ketika keuangan telah kembali stabil, mulailah berinvestasi untuk meraih kebebasan finansial. Baca juga: Investasi itu Banyak Macamnya, ini 7 Jenis Investasi Paling Populer di Indonesia!