Ada banyak kegiatan yang bisa kamu lakukan dalam waktu setengah jam atau 30 menit. Kamu bisa bermain games, membaca buku, atau tidur siang.

Tapi, tahukah kamu jika waktu yang singkat tersebut juga bisa kamu gunakan untuk hal yang sangat bermanfaat, seperti halnya menuju kemandirian finansial?

Berikut uraian lengkapnya, sebagaimana dilansir CNBC!

Langkah awal yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengetahui kekayaan bersih yang dimiliki. Kamu tak perlu jadi miliarder atau orang kaya untuk bisa mengetahuinya. Kamu cukup melihat apa saja yang dimiliki saat ini.

Kekayaan bersih kamu pada dasarnya adalah jumlah seluruh aset dikurangi kewajiban. Aset kamu bisa berupa uang tunai, mobil, rumah, rekening pensiun, properti investasi, dan barang berharga lainnya, seperti karya seni atau perhiasan.

Baca juga: Hindari 3 Kesalahan Finansial ini saat Usia 30-an!

Sedangkan kewajiban adalah utang, bisa jangka pendek atau panjang. Utang jangka pendek bisa berupa utang kartu kredit atau pinjaman pribadi lain, sementara utang jangka panjang bisa berupa kredit pemilikan rumah atau kredit kendaraan.

Dalam hal ini, kamu perlu mencari tahu perbedaan antara kekayaan dengan kewajiban. Caranya cukup dengan mengurangi keduanya. Hasil dari itu adalah kekayaan bersih kamu.

Nah, jika tandanya merah, itu artinya kamu harus menabung lebih banyak dan mengurangi pengeluaran. Langkah terpenting dalam kondisi ini adalah semaksimal mungkin mengurangi kewajiban.

Mulailah lunasi utang dengan tingkat bunga yang paling tinggi. Utamanya kartu kredit, yang bisa memiliki tingkat bunga lebih tinggi dari 25 persen.

Setelah kamu punya rencana untuk melunasi utang, langkah berikutnya adalah membuat anggaran. Kamu juga bisa memulai hal ini dalam waktu kurang dari 30 menit.

Membuat anggaran mungkin tampak rumit dan terdengar tak menyenangkan. Tapi, perlu kamu tahu, tujuan dari latihan ini adalah untuk memulai, jadi anggaran awal ini tidak akan dirinci.

Di tahap ini, kamu bisa memulai dengan mendaftarkan semua sumber pendapatan yang diterima dalam satu bulan. Setelahnya, tuliskan semua pengeluaran penting, seperti sewa rumah, pembayaran mobil, utilitas, dan lain sebagainya.

Baca juga: Ingin Kehidupan Finansial lebih Sehat di 2020? Terapkan 5 Langkah ini!

Daftarkan pula semua hal yang kamu belanjakan, tapi kali ini untuk hal yang tidak begitu penting, seperti hiburan, makan di luar, atau berbelanja. Berikutnya, download laporan terbaru dari kartu kredit dan debit kamu. Buka tiap item dan letakkan dalam kategori penting atau tidak penting.

Dengan pengeluaran yang dikategorikan, kamu telah memiliki gambaran tentang kebiasaan belanja kamu. Telusuri hal-hal yang tidak penting dan lihat di mana kamu bisa mengurangi pengeluaran tersebut.

Di sini, kamu harus siap menerima kenyataan bahwa kamu harus mengurangi beli makan di luar dan lebih memilih masak di rumah. Atau mungkin kamu akan menemukan produk berlangganan yang tak lagi digunakan, yang mungkin saja hingga kini masih rutin dibayar.

Kesimpulan dari semua ini, penting bagi kamu untuk memiliki anggaran dan membuat sebuah rencana untuk mengurangi pengeluaran. Jika cara ini berhasil, kamu bisa mengalokasikan uang yang dimiliki untuk hal-hal yang lebih penting, seperti untuk dana darurat atau melakukan pengembangan dana.

 

Dalam hal melakukan pengembangan dana, kamu bisa memilih platform Danain yang merupakan P2P Lending beragunan emas. Selain aman karena ada jaminan, mengembangkan dana di Danain juga mudah dan menguntungkan. Kamu cukup menggunakan gadget kapan pun dan di mana pun sesuai keinginan. Selengkapnya, kamu bisa lihat di sini: Catat, Ini Segudang Keuntungan Nabung di Danain Ketimbang di P2P Lending Lain!