Nama Bill Gates tentulah tak asing di telinga kita. Maklum, ia selalu muncul dalam daftar orang terkaya di dunia yang dipublikasikan oleh Forbes tiap tahunnya.

Baru-baru ini, Gates dinobatkan sebagai orang terkaya kedua di dunia setelah Jeff Bezos. Menurut data Forbes, total kekayaan Gates saat ini ditaksir mencapai 96,5 miliar dolar AS.

Bicara Gates, kurang lengkap rasanya jika tak mengulas sisi lain tentang dirinya. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 10 fakta tentang Bill Gates yang jarang terungkap ke permukaan:

Kembangkan program pertama pada usia 13 tahun

Setelah beberapa tahun mengenyam pendidikan di sekolah umum, Gates akhirnya memutuskan untuk masuk ke Lakeside School di Seattle. Di sekolah tersebut, Gates menemukan gairahnya untuk melakukan pemrograman komputer. Di sana pula ia bertemu dengan Paul Allen yang merupakan rekannya saat mendirikan Microsoft.

Ketika berusia 13 tahun, Gates mengembangkan program pertamanya pada komputer General Electric. Program tersebut berupa permainan tic-tac-toe, di mana seseorang dapat bermain melawan sistem di mesinnya.

Baca juga: Jadi Orang Terkaya Sejagat Raya, ini 10 Fakta tentang Jeff Bezos yang Jarang Diketahui!

Jual program di usia muda

Gates berhasil menjual program komputer pertamanya pada tahun 1970, sebelum Microsoft berdiri. Saat itu, ia diketahui baru berusia 15 tahun. Ia dan Allen kabarnya mengerjakan program pemantauan lalu lintas di Seattle yang bernama Traf-o-Data. Mereka memutuskan untuk mendirikan perusahaan lunak sendiri setelah membagi hasil sebesar 20 ribu dolar AS.

Keluar dari universitas

Meski menyandang predikat sebagai miliarder, Gates ternyata pernah dikeluarkan dari tempat kuliahnya. Ia meninggalkan Universitas Harvard pada tahun 1975. Setelah keluar, Gate memfokuskan diri untuk mengembangkan perusahaannya, Microsoft.

Mampu menghafal 2000 kata dalam kitab suci

Kecerdasan Gates memang luar biasa. Ia diklaim mampu menghafal 2000 kata dalam kitab suci. Hal tersebut terbukti saat Pendeta Dale Turner menantang Gates untuk menghafal beberapa bab dalam Injil Matius.

Sang pendeta terkejut saat Gates yang saat itu berusia 11 tahun mampu menyebutkan 2000 kata tanpa salah dalam injil tersebut. Atas prestasinya itu, Gates akhirnya mendapat hadiah makan malam di puncak gedung Space Needle.

Ditangkap polisi tiga kali

Usut punya usut, Gates ternyata pernah berurusan dengan pihak berwajib sebanyak tiga kali. Ia pernah ketahuan mengutak-atik celah pada suatu perangkat lunak. Selain itu, ia juga pernah ditangkap polisi karena berkendara tanpa memiliki SIM. Uniknya, Gates memamerkan foto dirinya ketika tertangkap dengan wajah tersenyum.

Baca juga: Ini Dia, Deretan Wanita Terkaya di Dunia 2019 Versi Forbes!

Penghasilannya sekitar Rp 5,5 juta per detik

Berdasarkan data Business Insider, Gates memperoleh penghasilan sebesar 380 dolar AS setiap detik, atau setara dengan Rp 5,5 juta. Untuk menghabiskan seluruh harta kekayaannya, Gates diketahui memerlukan waktu setidaknya 285 tahun.

‘Pelit’ pada sang anak

Kendati punya kekayaan yang berlimpah, bukan berarti Gates memanjakan anak-anaknya. Ia pernah berujar akan memberikan warisan pada sang anak masing-masing sebesar 10 juta dolar AS.

“Mewariskan anak-anak dengan uang yang besar tidak baik buat mereka,” ujarnya.

Utak-utik jadwal kuliah untuk dapatkan perhatian wanita

Suatu ketika, Gates pernah diminta pihak sekolah membuat suatu sistem untuk  penjadwalan. Ia pun memanfaatkan kesempatan tersebut dengan memodifikasi jadwal pribadinya, sehingga bisa sering satu kelas dengan wanita-wanita menarik.

Lakukan hal ‘gila’ saat jadi miliarder

Gates pernah mengatakan bahwa ia ‘terpaksa’ membeli dua barang mewah yang menurutnya sebagai sebuah keputusan ‘gila’. Ia mengaku membeli Porsche dan sebuah pesawat jet pribadi yang semata-mata hanya untuk memenuhi kepuasan diri.

Baca juga: Jadi Kaya Raya melalui P2P Lending, Memang Bisa? Cek Jawabannya di Sini!

Band favorit Gates

Layaknya orang pada umumnya, Gates juga menyukai musik. Menurut kabar, pria 63 tahun tersebut sangat mengidolakan grup musik asal Los Angeles, Weezer, dan grup musik yang digawangi Bono, U2.

Sementara itu, menjadi orang terkaya tak membuat Gates lupa akan kehidupan sosial. Hingga kini, ia dan sang istri Melinda lebih memilih menghamburkan uangnya untuk membantu sesama yang membutuhkan. Pasangan ini kerap memberikan sumbangan kepada beberapa lembaga sosial.