Bulan puasa sejatinya bisa jadi momen yang tepat untuk menghemat pengeluaran. Pasalnya, jumlah makan Anda setiap harinya akan berkurang dari yang tadinya tiga kali sehari menjadi dua kali sehari.

Akan tetapi, banyak juga orang yang justru pengeluarannya malah membengkak di bulan penuh rahmat ini. Salah satu penyebabnya sebut saja akibat belanja camilan untuk berbuka yang tidak terkontrol. Alhasil, dompet mereka yang tadinya tebal akan berubah menjadi tipis.

Nah, bagi Anda yang ingin menghemat pengeluaran di bulan Ramadan, ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan. Agar tak bangkrut, hindarilah 5 hal ini saat bulan puasa:

Terlalu sering mengiyakan ajakan bukber

Apakah Anda sering mengiyakan ajakan buka bersama alias bukber dari banyak teman? Jika ya, jangan heran bila pengeluaran Anda akan membengkak di bulan Ramadan!

Pada prinsipnya, bukber memang ajang yang tepat untuk bersilaturahim dengan kerabat dekat. Akan tetapi, tak selamanya ajakan bukber harus diterima begitu saja. Ada kalanya Anda perlu menolak ajakan tersebut demi menjaga kesehatan finansial.

Bayangkan, jika dalam sekali bukber Anda harus mengeluarkan kocek Rp 100.000! Berapa banyak uang yang Anda keluarkan jika ternyata ada 10 atau lebih ajakan untuk acara tersebut?

Poin pentingnya, cobalah untuk selektif dalam mengikuti acara bukber. Hadirilah acara bukber yang memang menjadi prioritas untuk Anda, dalam artian yang memang dihadiri oleh teman-teman dekat saja.

Baca juga: Ingin jadi Orang Sukses? 11 Poin ini Wajib Anda Hindari!

Pesan makanan mahal saat bukber agar tak dibilang kere

Saat bukber, ada saja orang yang rela mengeluarkan banyak uang untuk membeli makanan mahal. Alasannya simpel, yakni untuk menjaga gengsi dan supaya tak dibilang kere.

Jika Anda termasuk salah satunya, ada baiknya hentikan kebiasaan tersebut mulai saat ini! Berlagak seperti orang berduit sama sekali tak ada untungnya. Akan lebih baik jika Anda beli makanan dengan harga terjangkau ketika mengikuti bukber. Langkah tersebut sangat ampuh untuk menghemat pengeluaran saat bulan puasa.

Prinsip harus serba baru

Suka cita Idul Fitri kerap disambut dengan segala hal yang serba baru, baik itu pakaian baru, sepatu baru, bahkan kendaraan baru. Perlu dipahami, prinsip seperti inilah yang membuat pengeluaran di bulan puasa jadi membengkak.

Sebenarnya, makna kembali ke fitrah sebagai manusia baru tak melulu harus dibarengi dengan barang-barang duniawi yang baru pula. Agar kantong tak jebol saat bulan Ramadan, sebaiknya hilangkan mindset Lebaran harus dengan barang baru. Anda bisa memberdayakan barang-barang lama yang masih bagus demi menghemat pengeluaran.

Terjebak promo menarik

Saat bulan Ramadan, banyak produk yang berlomba-lomba memberikan promo atau diskon menarik kepada masyarakat. Faktanya, fenomena seperti itu membuat banyak orang merasa harus memanfaatkan momen tersebut.

“Mumpung diskon, jadi harus beli banyak.” Begitulah kira-kira pandangan sebagian orang.

Perlu diketahui, membeli banyak barang bisa mendatangkan masalah besar bagi kondisi finansial. Solusi terbaik, cobalah kontrol keinginan belanja dan selalu utamakan kebutuhan pokok.

Baca juga: Kesalahan Terbesar Wanita dalam Mengelola Keuangan, Wajib Dihindari!

Beli tiket mudik dadakan

Harga tiket perjalanan biasanya akan melonjak ketika mendekati Idul Fitri. Jadi, hindarilah memesan tiket secara mendadak untuk mudik ke kampung halaman jika tak ingin kantong jebol.

Ada baiknya memesan tiket jauh-jauh hari untuk menghindari pengeluaran yang membengkak. Jika memang belum ada kepastian libur dari tempat kerja, tak ada salahnya untuk mengajukan cuti kepada atasan jauh sebelum puasa.

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat bulan puasa untuk menghindari pengeluaran yang membengkak. Akan lebih bijak jika Anda mengggunakan uang yang dimiliki untuk hal-hal yang bermanfaat, semisal untuk dana darurat.

Dana tersebut penting untuk dipersiapkan, mengingat libur Lebaran cukup lama dan banyak pengeluaran tak terduga dalam perjalanannya. Dengan adanya dana darurat, Anda tak perlu pusing, apalagi sampai berutang ketika keuangan telah menipis usai Idul Fitri.

Ingin tahu tips cerdas mengelola finansial saat bulan puasa? Baca: Jurus Jitu Amankan Keuangan saat Bulan Puasa, Agar Kantong tak Jebol!