Kesenjangan pendapatan antara pria dan wanita diketahui telah mencapai angka 20 persen. Jika kondisi ini terus terjadi, fenomena tersebut diklaim sangat sulit untuk diatasi hingga 40 tahun yang akan datang. Demikian menurut riset yang dilakukan oleh Institute for Women’s Policy Research.

Fakta lain yang ditemukan, keinginan kaum hawa untuk menginvestasikan uangnya lebih kecil daripada kaum pria. Berdasarkan survei terbaru Fidelity Investments, hanya 29 persen wanita yang melakukan investasi.

Di sisi lain, peneliti juga mengungkapkan sejumlah kesalahan wanita dalam mengelola keuangannya. Apa saja kesalahan itu? Berikut ulasan lengkapnya!

Tidak berinvestasi

Kendati memiliki pendapatan yang lebih kecil, namun wanita diketahui menabung lebih banyak dari gaji yang diterima daripada kaum pria. Meski demikian, tetap saja jumlah tabungan mereka lebih kecil dari yang dimiliki oleh pria.

Terkait fakta tersebut, National Institute on Retirement Security menjelaskan bahwa 80 persen wanita cenderung tidak mempersiapkan dana untuk hari tuanya. Alhasil, mereka kerap mengalami masalah finansial ketika memasuki masa pensiun. Karena itu, wanita sangat disarankan untuk berinvestasi guna mencapai kebebasan finansial di masa yang akan datang.

Baca juga: Jangan Tunda Lagi, ini 5 Alasan Harus Investasi Sejak Masih Muda!

Menganggap investasi rumit

Wanita juga cenderung menganggap investasi adalah hal yang rumit. Padahal, saat ini, sudah banyak informasi terkait investasi yang bisa diperoleh dari berbagai media, salah satunya internet. Jadi, secara garis besar, tidak ada lagi alasan untuk wanita tidak melakukan investasi.

Kurang percaya diri dalam berinvestasi

Ahli finansial dari George Washington School of Business, Annamaria Lusardi, mengatakan bahwa wanita cenderung kurang percaya diri jika harus berinvestasi. Menurutnya, fakta tersebut sering muncul dalam penelitian yang dilakukan.

“Ketika saya meminta orang untuk menilai pengetahuan ekonomi mereka pada skala satu hingga tujuh, sebagian besar perempuan cenderung memilih angka yang kecil ketimbang pria. Selain itu, wanita juga lebih mungkin menjawab pertanyaan literasi keuangan secara tidak benar dan seringkali menjawab tidak tahu,” ujar Lusardi seperti dilansir Forbes.

Meski demikian, sebenarnya para wanita lebih baik daripada pria ketika menjalankan investasi. Hal tersebut terungkap berdasarkan riset yang dilakukan oleh Fidelity Investments pada tahun 2017 silam.

Menurut peneliti saat itu, wanita lebih unggul 0,4% dari pria saat melakukan investasi. Sementara di Inggris, seorang ekonom dari Warwick Business School menjelaskan bahwa wanita menghasilkan lebih banyak keuntungan daripada pria saat berinvestasi. Keunggulan wanita mencapai 1,8% ketimbang pria.

Periset membeberkan alasan di balik hal itu. Diungkapkan mereka, kaum pria terlalu percaya diri dan sering mengambil keputusan yang berisiko. Sedangkan wanita cenderung mencari nasihat keuangan dan berinvestasi dalam jangka panjang.

Baca juga: Investasi itu Banyak Macamnya, ini 7 Jenis Investasi Paling Populer di Indonesia!

Wanita cenderung menghindari risiko

Kesalahan wanita dalam mengelola uang selanjutnya adalah cenderung menghindari risiko investasi. Padahal, keputusan tersebut bisa dibilang salah besar. Menurut ahli keuangan, tidak berinvestasi justru malah lebih berisiko, sebab uang bisa terpakai begitu saja dengan alasan ada keperluan.

Terkait hal itu, perencana keuangan sekaligus presiden Francis Financial di New York, Stacy Francis, memberikan gambaran untuk meyakinkan para wanita agar mau berinvestasi. Ia menyampaikan pandangan bahwa kondisi saat ini dengan 35 tahun mendatang akan sangat berbeda.

Ya, itulah sederet kesalahan wanita dalam mengelola keuangannya. Agar tak mengalami masalah finansial di kemudian hari, khususnya saat memasuki masa pensiun, ada baiknya jika Anda mulai berinvestasi sejak dini ketika masih produktif. Ada banyak manfaat yang bisa Anda peroleh dengan berinvestasi, salah satunya meraih kebebasan finansial.

Jika Anda masih bingung memilih instrumen investasi yang cocok untuk dijalankan, Anda bisa menjatuhkan pilihan di Peer to Peer (P2P) Lending yang saat ini tengah naik daun. Anda bisa berinvestasi di Danain yang merupakan platform P2P Lending pertama beragunan emas di Indonesia. Keuntungannya, baca: Catat, Ini Segudang Keuntungan Nabung di Danain Ketimbang di P2P Lending Lain!