Ray Dalio merupakan seorang miliarder berkebangsaan Amerika. Ia adalah pendiri perusahaan hedge fund terbesar di dunia, Bridgewater Associates, yang diketahui mengelola aset sekitar 150 miliar dolar AS. Menurut laporan Forbes, total kekayaannya ditaksir mencapai 18,7 miliar dolar AS.

Belum lama ini, Dalio menyampaikan sebuah pernyataan yang sangat inspiratif. Ia mengaku punya strategi mumpuni yang bisa mengantarkan seseorang pada kesuksesan. Bahkan, strategi itu pula yang ia gunakan untuk bangkit ketika hampir mengalami kebangkrutan.

Penasaran strategi apa yang digunakan?

Ternyata, ia menerapkan satu prinsip penting, yakni mempertimbangkan pendapat orang-orang pintar yang tidak setuju dengan pola pikirnya. Dalio pun menyarankan, siapapun yang ingin sukses agar sering bergaul dan mengobrol dengan orang pintar. Tujuannya tak lain untuk memperluas sudut pandang.

Dalam Tweet-nya pada November lalu, Dalio menjelaskan bahwa dalam berbisnis  ia selalu mendengarkan dan berdiskusi dengan para ahli. Hal itu ia lakukan untuk meningkatkan pemahamannya tentang sesuatu.

Baca juga: Ray Dalio: Orang dengan 3 Kemampuan ini akan Sukses di Masa Depan!

Dalio menyarankan untuk bertanya pada para ahli yang memiliki ketidaksetujuan dengan pola pikir Anda. Dengan begitu, akan tercipta perbincangan yang menarik dan mencerahkan. Itu merupakan cara cerdas untuk mendapatkan pendidikan.

Ketika disindir oleh salah satu pengikutnya di Twitter bahwa ia bisa memanfaatkan dan mempekerjakan banyak pakar karena memiliki banyak uang, Dalio membantahnya. Ia mengaku, tak selalu punya miliaran dolar yang bisa dihabiskan untuk meminta pendapat ahli.

“Dalam sebagian besar hidup saya, saya hampir tidak punya uang dan saya meraup banyak manfaat dari berdiskusi dengan orang-orang pintar yang saya ajak bicara. Hal itulah yang membuat saya sukses dan menghasilkan banyak uang,” terang Dalio.

Hampir bangkrut

Dalio merupakan putra seorang musisi jazz yang tumbuh di wilayah Queens, New York. Ia mulai bekerja sebagai caddy di sebuah lapangan golf dengan penghasilan sekitar 6 dolar AS. Dalio menggunakan uang itu untuk membeli saham pertamanya saat berusia 12 tahun.

Ketika 26 tahun, ia mendirikan Bridgewater Associates di apartemennya. Pada satu titik, ia harus meminjam 4.000 dolar AS dari sang ayah untuk mempertahankan perusahaannya.

Hal itu berawal ketika Dalio salah menilai pasar lantaran dirinya mengabaikan kritik. Ia pun kehilangan banyak uang, bahkan tak mampu membayar karyawannya. “Satu per satu karyawan pergi. Untuk memenuhi kebutuhan, saya harus meminjam pada ayah saya, bahkan sampai menjual mobil,” ungkap Dalio dalam bukunya tahun 2017 lalu, Principles: Life and Work.

Baca juga: Terungkap, ini Cara Tercepat jadi Miliarder, namun juga jadi yang Tersulit!

Ya, pengalaman itulah yang mendorong Dalio untuk menerapkan strategi ‘menerima’ kritik dan berdiskusi dengan orang pintar. Kata dia,”Saya belajar dari kesalahan. Saya pun mengubah pola pikir dari yang tadinya “Saya benar” menjadi sebuah pertanyaan “Bagaimana saya tahu saya benar?”. Saya melihat bahwa cara terbaik untuk menjawab pertanyaan ini adalah berbicara dengan orang yang punya pola pikir berbeda dari saya.”

Di sisi lain, Dalio juga kerap berbicara tentang pentingnya keterbukaan pikiran dalam memacu kesuksesan. “Jika Anda memahami maksud dari pikiran terbuka itu dan mau belajar ilmu tersebut dari orang lain, maka hal itu akan sangat bermanfaat bagi kehidupan. Satu hal yang tak kalah penting, Jangan terikat dengan pendapatan” pungkasnya.

 

Itulah strategi cerdas Dalio dalam menggapai kesuksesan, sangat menginspirasi. Tak ada salahnya untuk menerapkan langkah tersebut sesegera mungkin. Oh ya, agar lebih maksimal, kombinasikan pula dengan melakukan pengembangan dana guna meningkatkan kondisi finansial.

Kamu bisa memilih Danain yang merupakan platform P2P Lending beragunan emas. Keuntungannya, bisa cek di sini: Catat, Ini Segudang Keuntungan Nabung di Danain Ketimbang di P2P Lending Lain!