Blog

Simak, ini Contoh Pemasaran Sosial yang Berdampak Luar Biasa terhadap Kehidupan Manusia!

danain-Contoh pemasaran sosial-gambar plastik di lautan

Contoh pemasaran sosial

Istilah social marketing alias pemasaran sosial mungkin masih terdengar asing di telinga sebagian orang. Lantas, apa yang dimaksud pemasaran sosial dan apa saja contoh pemasaran sosial?

Banyak orang beranggapan bahwa pemasaran sosial sama halnya dengan pemasaran melalui media sosial. Padahal, keduanya sangat berbeda satu sama lain.

Berikut kami beberkan penjelasan pemasaran sosial dan contoh pemasaran sosial, seperti dikutip dari berbagai sumber:

PENGERTIAN PEMASARAN SOSIAL

Pemasaran sosial merupakan aplikasi sistematis pemasaran, dengan konsep dan hal lainnya, untuk mencapai tujuan perilaku tertentu. Konsep pemasaran sosial telah banyak digunakan untuk mengatasi sejumlah masalah di dunia, mulai dari kebakaran hutan, pemborosan air bersih, polusi udara, limbah pabrik, pemanasan global, hingga dampak merokok.

Penjelasan lainnya, pemasaran sosial merupakan kegiatan pemasaran yang sifatnya mengedukasi masyarakat, alih-alih bertujuan komersial. Intinya, tujuan yang ingin diraih oleh perusahaan atau lembaga dari aktivitas pemasaran sosial adalah mengajak masyarakat untuk memulai hidup sehat dan mengubah kebiasaan buruknya ke arah yang lebih baik.

Baca juga: Mengenal Seluk Beluk Strategi Pemasaran 4P

Adapun menurut Philip Kotler dan Nancy Lee dalam bukunya Social Marketing: Changing Behaviors for Good, pemasaran sosial adalah tentang memengaruhi perilaku, fokus pada prioritas target yaitu masyarakat, memberi manfaat positif bagi masyarakat, dan memanfaatkan proses perencanaan sistematis yang berlaku pada prinsip pemasaran serta teknik.

Di sisi lain, strategi pemasaran sosial erat kaitannya dengan penciptaan brand image dari sebuah produk. Di banyak negara, masyarakat semakin sadar bahwa mereka hanya akan membeli produk dari perusahaan yang bersahabat dan peduli dengan lingkungan.

Jadi, saat konsumen melihat ada perusahaan yang cedera secara sosial, mereka tak akan mau membeli produk yang dijual oleh perusahaan tersebut. Pada akhirnya, setiap perusahaan harus membuktikan bahwa mereka memang benar-benar peduli dan berkontribusi terhadap lingkungan agar produknya dilirik masyarakat.

PENTINGNYA PEMASARAN SOSIAL

Meningkatnya permasalahan sosial dan lingkungan mendorong sebagian besar orang untuk lebih peduli dengan kelangsungan hidup di masa depan. Dalam hal ini, pemasaran komersial seringkali lebih mementingkan aspek keuntungan bisnis dan kepuasan konsumen, sehingga kerap mengabaikan dampak negatif terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.

Baca juga: Ingin Sukses Gaet Pelanggan, Kamu Wajib Tahu 5 Strategi Pemasaran Berikut ini!

Sebaliknya, pemasaran sosial mempertanyakan, apakah konsep pemasaran komersial adalah filosofi yang tepat ketika manusia dihadapkan dengan berbagai permasalahan, seperti kerusakan lingkungan akibat polusi udara atau pemanasan global, penipisan sumber daya alam akibat perilaku eksploitatif, kelaparan, kemiskinan, obesitas, hingga rendahnya akses terhadap pendidikan atau fasilitas kesehatan.

Problem-problem semacam itu kemudian memunculkan berbagai tekanan terhadap sejumlah pihak, khususnya pelaku bisnis. Masyarakat akhirnya menuntut mereka agar tidak mengutamakan keuntungan semata, melainkan juga mementingkan kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.

Dalam konteks ini, perusahaan kemudian memasukkan unsur manusia dan planet sebagai tujuan mereka selain meraih keuntungan. Poinnya, perusahaan memikirkan kepentingan konsumen dalam jangka panjang.

CONTOH PEMASARAN SOSIAL

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tujuan utama pemasaran sosial adalah memengaruhi dan mengubah perilaku masyarakat agar jadi lebih positif, baik secara lingkungan maupun sosial. Berikut beberapa contoh pemasaran sosial yang perlu diketahui:

  1. Sebuah perusahaan mulai memproduksi kemasan makanan menggunakan bahan yang ramah lingkungan.
  2. Salah satu perusahaan minuman kemasan melakukan kegiatan sosial dengan mengedukasi masyarakat untuk melakukan gaya hidup sehat.
  3. Produsen sabun mengajak masyarakat rajin mencuci tangan untuk menjaga kesehatan.
  4. Kampanye anti tembakau untuk mengurangi jumlah perokok.

Baca juga: Simak Baik-baik, ini Definisi dan Contoh Bisnis Ritel di Indonesia!

  1. Mempromosikan pola makan sehat dengan mengurangi konsumsi makanan cepat saji.
  2. Sebuah akun media sosial mengampanyekan anti body shaming kepada masyarakat. Tujuannya, agar semua orang tetap percaya diri dengan bentuk tubuhnya.

Ya, itulah ulasan singkat mengenai pengertian, manfaat, serta contoh pemasaran sosial. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply