Blog

Simak Baik-baik, ini Definisi dan Contoh Bisnis Ritel di Indonesia!

danain-Contoh bisnis ritel di Indonesia-gambar orang berbelanja di supermarket

Contoh bisnis ritel di Indonesia

Istilah retail atau ritel pasti familiar di telinga para pelaku bisnis. Tapi, apa sih definisi dan contoh bisnis ritel di Indonesia? Berikut ulasan lengkapnya!

Apa yang ada di pikiranmu ketika mendengar kata ritel? Banyak orang sudah cukup familiar dengan istilah satu ini, tapi masih belum tahu apa definisi dari kata ritel yang sebenarnya.

Nah, pada artikel berikut, kami akan memberikan informasi atau ulasan lengkap mengenai apa yang dimaksud bisnis ritel serta apa saja contoh bisnis ritel di Indonesia. Yuk, simak sampai tuntas!

Apa yang Dimaksud Bisnis Ritel?

Bisnis ritel merupakan sebuah sektor bisnis yang menjual atau menawarkan produk mereka langsung ke konsumen tangan akhir.

Sederhananya, bisnis ini menjual produk dalam bentuk eceran pada konsumen akhir untuk penggunaan pribadi, bukan untuk keperluan bisnis atau dijual kembali.

Baca juga: Sering jadi Perbincangan, Apa itu Bisnis Franchise?

Jika grosir adalah cara pemasaran yang dilakukan dalam jumlah besar untuk mendapatkan harga yang lebih murah, maka ritel merupakan jenis pemasaran yang dilakukan secara satuan dengan mengikuti harga pasar kebanyakan.

Contoh Bisnis Ritel di Indonesia

Nah, di Indonesia, contoh bisnis ritel cukup banyak dan bisa ditemukan dengan mudah di sekitar kita. Apa saja itu?

  1. Minimarket

Contoh bisnis ritel di Indonesia yang paling mudah kita temukan adalah minimarket di sekitar kita. Sebut saja di antaranya Alfamart dan Indomaret, yang memiliki banyak cabang di penjuru Indonesia.

Mereka menjual produk secara eceran ke konsumen tangan akhir dengan memasang etalase produk yang cukup beragam. Nah, harga ecer yang mereka tawarkan biasanya sudah harga akhir, di mana akan sulit untuk mendapatkan keuntungan apabila kamu ingin membelinya untuk dijual kembali.

  1. Toko kelontong

Tak hanya minimarket, contoh bisnis ritel di Indonesia yang lain adalah toko kelontong yang bisa kita temukan di sekitar lingkungan.

Harga yang ditawarkan oleh toko kelontong biasanya sedikit lebih mahal jika dibandingkan dengan yang ada di minimarket. Sebab, minimarket biasanya menawarkan diskon atau potongan harga tertentu, sedangkan toko kelontong jarang melakukan promosi semacam ini.

Baca juga: Bisnis Sewa Paling Laris dan Paling Menjanjikan, Apa Saja?

  1. Toko online (Online shop)

Lanjut ada toko online atau online shop yang juga termasuk ke dalam daftar contoh bisnis ritel di Indonesia.

Terkhusus buat kamu yang memiliki toko online dan menargetkan konsumen tangan akhir (bukan reseller), maka bisa dibilang tokomu tersebut adalah salah satu jenis bisnis ritel.

Selain ketiga jenis di atas, masih ada juga beberapa contoh bisnis ritel lain, seperti toko sembako, toko sayur, dan lain sebagainya.

Manfaat Bisnis Ritel bagi Masyarakat

Setelah mengetahui beberapa jenis atau contoh bisnis ritel di Indonesia, kami juga akan berikan informasi mengenai manfaat keberadaan pelaku bisnis ritel, khususnya bagi masyarakat atau konsumen tangan akhir.

  1. Bisnis ritel biasanya berada di sebuah lokasi yang mudah dijangkau oleh konsumen. Sehingga, hal ini memungkinkan masyarakat lebih mudah mendapatkan barang yang mereka butuhkan.
  2. Bisnis ritel di Indonesia juga menjadi perantara antara distributor atau produsen ke konsumen akhir. Di mana biasanya bisnis ritel menjadi wadah untuk menampung produk-produk tersebut, sehingga konsumen tidak perlu melakukan transaksi pembelian yang rumit atau dalam jumlah besar dari produsen maupun distributornya.
  3. Membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat karena produk yang dijual oleh bisnis ritel biasanya sesuai dengan demand atau permintaan konsumen.

Baca juga: Punya Peluang Besar, 5 Bisnis yang Masih Jarang Digeluti ini Patut Kamu Coba!

Itulah ulasan mengenai definisi dan contoh bisnis ritel di Indonesia yang perlu kamu tahu.

Pada intinya, bisnis ritel bisa jadi salah satu ide atau peluang bisnis yang cukup menjanjikan untuk kamu coba jika punya modal cukup. Mengingat produk yang dijual pun dekat atau sangat dibutuhkan masyarakat.

Kamu hanya perlu mencari supplier, distributor, atau produsen yang mau menyuplai produknya untuk toko ritelmu.

Leave a Reply