Sifat individualis kerap dianggap negatif. Orang yang memiliki sifat tersebut cenderung hanya mementingkan keinginan sendiri, tak punya interaksi sosial yang luas, bahkan kerap menganggap bahwa apa saja yang dilakukan adalah yang paling benar.

Tapi, tahukah kamu jika sifat individualis yang kerap dicibir itu ternyata punya dampak yang positif, yakni bisa membawa kesuksesan?

Meski terbilang ‘janggal’, tapi itulah fakta yang mengemuka.

Seorang ahli psikologi kewirausahaan Rafael Badziag mengaku menghabiskan waktu lima tahun untuk melakukan wawancara dengan 21 pengusaha bergelar miliarder (punya kekayaan bersih minimal 1 miliar dolar AS) di seluruh dunia. Setelah meneliti kehidupan dan perusahaan mereka, Badziag menemukan bahwa karakteristik yang mereka miliki tak hanya bisa membawa kesuksesan, namun juga berpotensi mendatangkan kerugian.

Baca juga: Studi: Bawa Ponsel saat Rapat Bukan Ciri Orang Sukses!

“Para miliarder non-konformis, mereka menunjukkan individualisme sejak usia dini ketika mereka kerap melanggar aturan. Selama bertahun-tahun, mereka belajar untuk mempercayai insting sendiri dan sering melawan arus, bahkan ketika semua orang sekitarnya berpikir mereka tak waras dan menyarankan untuk tak mengambil risiko,” ungkap Badziag dalam bukunya “The Billion Dollar Secret: 20 Principles of Billionaire Wealth and Success.”

Individualisme dan kerjasama

Badziag menambahkan, mengetahui kapan harus melakukan lompatan atau kapan harus berlari ke arah berlawanan sering dimaknai dengan kebangkrutan atau keuntungan. Berpikir independen dan bergantung pada penilaian sendiri membuat para miliarder merasa bisa sukses. Tapi di sisi lain, individualisme juga tak seharusnya mengorbankan kerjasama.

Pendiri perusahaan game nomor 1 Korea Selatan, Hangame, Brian Kim Beom-Su mengatakan kepada Badziag bahwa kesalahan terbesarnya dalam berkarier adalah melewatkan kesempatan untuk bermitra dengan lawan bisnis. Kata dia,”Hangame selalu berjuang untuk tetap berada di puncak. Tapi, saya harus mengakui bahwa perusahaan mungkin telah melakukan yang terbaik apabila saat itu telah terbuka untuk berkolaborasi.”

Terkait hal itu, Dr. Greg Reid melakukan wawancara dengan 100 orang kaya dari berbagai penjuru dunia. Hasil yang ia temukan, konsep bermitra dengan lawan bisnis ternyata kerap digunakan oleh orang super kaya untuk tetap berada di puncak dan mempertahankan kekayaannya.

Baca juga: Sederet Tips Sukses dari 10 Wanita Hebat di Dunia

“Bermitra dengan kompetitor mampu meningkatkan industri Anda,” terang Reid seperti dilansir Business Insider.

Di sisi lain, Badziag juga menyarankan agar para miliarder jangan pernah enggan untuk mencari bantuan atau saran bila memang memerlukan. Jika hal itu tak dilakukan, lanjut Badziag, akibat yang bisa timbul adalah kewalahan akan pekerjaan yang menumpuk.

Bagaimana menurutmu, apakah sifat individualis lebih banyak manfaatnya atau malah sebaliknya?

 

Oh ya, bicara kesuksesan yang juga jadi topik utama dalam pembahasan ini, ada fakta menarik lain yang juga perlu kamu tahu. Ternyata, kamu bisa meraih sukses hanya dengan melakukan pengembangan dana secara konsisten. Selengkapnya, baca: Jadi Kaya Raya melalui P2P Lending, Memang Bisa? Cek Jawabannya di Sini!