Bulan puasa identik dengan buka bersama alias bukber dengan kerabat. Tujuannya positif, yakni untuk bersilaturahim. Ajakan untuk bukber pun bervariasi, ada yang datang dari teman sekolah, kantor, atau komunitas. Saking banyaknya, terkadang ada acara bukber yang harus ‘dikorbankan’ karena jadwalnya yang berbarengan.

Bicara bukber, kurang lengkap rasanya jika tak mengulas perihal anggaran yang kerap jadi sumber masalah. Alih-alih berhemat saat bulan Ramadan, ada saja orang yang nekat mengikuti semua ajakan bukber, padahal kantongnya tidak memadai. Alhasil, keuangannya pun jadi berantakan.

Nah, dalam kesempatan ini, kami ingin membeberkan sederet tips cerdas agar dompet tetap aman di tengah banyaknya ajakan bukber. Berikut ulasan lengkapnya!

Tetapkan budget

Ajakan untuk buka puasa bersama sebenarnya tidak masalah, asalkan pintar dalam mengatur keuangannya. Demikian kata perencana keuangan dari Finansia Consulting Eko Endarto.

Menurut Eko, membuat batasan anggaran merupakan langkah cerdas untuk mengantisipasi membengkaknya anggaran akibat bukber. Ia pun menyarankan agar anggaran bukber tidak lebih besar dari uang makan siang dan uang makan malam pada hari-hari biasa.

“Besarannya mungkin tidak lebih besar daripada uang makan siang plus uang makan malam kita, itu sudah maksimal. Karena kan kita hanya mengubah waktu dan pola makan,” ujar Eko seperti dilansir Detik.com.

Baca juga: Hati-hati, 4 Kegiatan Akhir Pekan ini Tanpa Disadari Bikin Kantong Jebol!

Selektif

Untuk menghemat pengeluaran, tak ada salahnya untuk selektif dalam memilih ajakan bukber. Singkat kata, jangan semua ajakan bukber kamu iyakan. Cobalah untuk buat daftar prioritas terkait bukber.

Langkah pertama yang harus dilakukan, tulislah semua ajakan bukber di sebuah buku kecil. Setelah itu, mulailah pertimbangkan dan buat urutan prioritas, mana yang ingin kamu hadiri dan mana yang dikesampingkan. Jika yang mengajak tidak terlalu akrab atau malah baru kenal, sebaiknya tak perlu dimasukkan dalam daftar prioritas.

Berlebihan? Tidak juga, sebab ini menyangkut finansialmu!

Di sisi lain, menyeleksi ajakan bukber juga punya sisi positif bagi diri kamu. Dengan mengurangi frekuensi bukber di luar, kamu berarti punya waktu untuk menghabiskan momen berbuka bareng keluarga.

Bawa takjil dari rumah

Perlu kamu sadari, membeli takjil untuk berbuka puasa kadang kala malah membuat kamu jadi boros, sebab uang yang dikeluarkan akan berlipat (untuk takjil dan makanan utama). Bahkan, tak jarang, camilan yang sudah dibeli tidak habis semua dan akhirnya malah mubazir.

Karena itu, cobalah untuk membawa takjil yang dibuat sendiri di rumah ketika ingin bukber di luar. Selain bisa menghemat pengeluaran, cara tersebut juga menyehatkan karena makanan yang dibuat lebih higienis.

Baca juga: Hati-hati, ini 5 Tanda Kondisi Keuangan Anda Tidak Sehat, Segera Perbaiki!

Bukber di rumah

Bukber tak melulu harus dilakukan di restoran atau kafe. Kamu juga bisa melakukan aktivitas tersebut di rumah sendiri atau di rumah kerabat yang bersedia. Selain lebih hemat, bukber di rumah juga bisa membuat waktu ngobrolmu jadi lebih lama dan nyaman.

Ketika memutuskan untuk mengadakan bukber di rumah, ada dua opsi yang bisa kamu pilih perihal makanan. Kamu dan teman-temanmu bisa memasak sendiri setelah membeli bahan-bahannya atau membawa makanan masing-masing dari rumah (yang telah disepakati) agar menu bukber jadi bervariasi.

Hindari belanja impulsif

Ini berlaku bagi kamu yang mengadakan bukber di pusat perbelanjaan.

Cobalah untuk fokus pada agenda utama yang telah dijadwalkan, yakni berkumpul untuk buka puasa bersama orang terdekat. Hindarilah keinginan belanja yang impulsif, sebab saat bulan Ramadan, biasanya akan banyak toko yang memberikan diskon secara gila-gilaan. Karenanya, kendalikan diri Anda dan tetaplah fokus pada pengeluaran-pengeluaran yang sifatnya penting.

Itulah tips bukber anti bokek versi Danain. Poin pentingnya, gunakanlah uang yang kamu miliki sebijak mungkin. Tekan pula sejumlah pengeluaran saat bulan puasa agar uang yang kamu punya bisa dialokasikan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat, seperti untuk dana darurat atau investasi.

Jika kamu ingin berinvestasi tanpa harus takut mengganggu ibadah puasa, kamu bisa berinvestasi di platform Peer to Peer (P2P) Lending seperti Danain. Selain mudah dan aman, investasi di Danain juga sangat menguntungkan, sebab imbal hasil yang ditawarkan minimal 8%, maksimal 120% per tahun. Selengkapnya, baca: Catat, Ini Segudang Keuntungan Nabung di Danain Ketimbang di P2P Lending Lain!