Kaum hawa diklaim kerap membuat kesalahan finansial yang masuk dalam kategori krusial. Sebuah survei menyebutkan, para wanita sejatinya kurang aktif dalam pengambilan keputusan terkait masalah keuangan.

Sebanyak 58 persen wanita tak berperan aktif dalam mengambil keputusan. Mereka cenderung menyerahkan keputusan tersebut pada pasangannya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 56 persen wanita berusia 20-34 tahun diketahui cenderung tunduk pada keputusan yang diambil pasangan maupun orang lain secara signifikan.

Sementara itu, 54 persen wanita berumur 51 tahun ke atas mengklaim bahwa dirinya menyerahkan keputusan terkait finansial pada pasangannya. Demikian menurut studi yang dilakukan UBS Global Wealth Management.

Para ahli yang terlibat dalam studi tersebut menuturkan bahwa kebiasaan seperti itu berpotensi besar menempatkan wanita dalam risiko finansial. Terlebih jika terjadi perceraian atau pasangan mereka meninggal dunia.

Baca juga: Pasangan Muda, Ini Trik Jitu Rencanakan Keuangan Rumah Tangga agar Bisa Hidup Sejahtera!

Di sisi lain, peneliti juga menemukan fakta bahwa wanita yang mengelola keuangan bersama pasangan cenderung lebih percaya diri dengan masa depan finansial keluarganya. Mereka juga jarang melakukan kesalahan dan tidak mudah mengalami stres.

Pakar keuangan menyarankan agar setiap pasangan mulai mengatur keuangan keluarga secara bersama-sama. Langkah tersebut dipercaya bisa menghindarkan Anda dan pasangan dari masalah finansial di kemudian hari.

Berikut 5 tips cerdas atur keuangan bersama pasangan, sebagaimana dilansir CNBC:

Mulai dengan percakapan kecil

Kathleen Burns Kingsbury menuturkan, memulai percakapan mengenai finansial tak harus lama. Anda bisa melakukannya dalam 5 hingga 10 menit.

“Mulailah membahas pikiran dan apa yang ingin Anda lakukan dengan uang. Pastikan tak ada yang salah dalam mengatur keuangan pada perbincangan tersebut,” terang pakar psikologi kekayaan dari KBK Wealth Connection ini.

Selalu terlibat

Anda dan pasangan harus selalu terlibat dalam merencanakan keuangan. Jangan pernah berpikir untuk menyerahkan hal tersebut ke salah satu pihak. Poin pentingnya, kedua belah pihak harus tahu apa saja yang telah terjadi.

Tak perlu khawatir jika terjadi pertengkaran kecil dalam prosesnya, sebab hal tersebut lumrah terjadi. Intinya, Anda dan pasangan tahu ke mana uang tersebut akan digunakan.

“Perlu dipahami juga bahwa mengatur keuangan bersama bukan berarti Anda dan pasangan harus melakukan setiap kegiatan bersama-sama. Anda hanya perlu menjadwalkan waktu, setidaknya sebulan sekali untuk melakukan pemeriksaan,” ungkap Kingsbury.

Berkompromi

Dalam perjalanan mengelola keuangan, pasangan seringkali menemui masalah ketika mereka punya uang yang terbatas, tapi dengan tujuan yang berbeda.

Seseorang mungkin ingin mobil baru, namun yang lain ingin memperindah ruang keluarga. Dalam kondisi tersebut, jangan pernah mengatakan, “Ayo, lakukan keduanya”.

“Sebaiknya, cobalah buat rencana dan pilih yang lebih penting terlebih dahulu,” jelas perencana keuangan senior di T. Rowe Price, Stuart Ritter.

Jangan sungkan bicara keraguan

Jika pasangan Anda merencanakan sesuatu tapi Anda ragu, jangan pernah sungkan untuk mengutarakannya. Ritter pernah menemui sebuah kasus, di mana ada seorang suami yang ingin membeli rumah, namun istrinya ragu. Pasangan tersebut akhirnya berbagi keraguan hingga larut malam. Singkat cerita, sang istri sebenarnya hanya ingin memastikan bahwa suaminya memiliki cukup uang untuk biaya pendidikan anak hingga kebutuhan sehari-hari.

Baca juga: Mumpung Masih Awal Bulan, ini 5 Langkah Cerdas untuk Stabilkan Kondisi Keuangan!

Terkait hal itu, Kingsbury menyarankan agar pasangan harus membiasakan diri untuk saling bertanya tiap kali ingin mengambil keputusan. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui pikiran dan keyakinan pasangan seputar keuangan.

Pikirkan keuangan jangka panjang

Kingsbury mengatakan, mengelola keuangan jangka panjang tak bisa dibicarakan dalam waktu semalam. Menurutnya, pasangan harus meluangkan waktu untuk berbicara lebih lanjut guna menyelesaikan masalah tersebut.

“Jika Anda dan pasangan berkomitmen ingin bersama hingga maut memisahkan, Anda perlu menyiapkan waktu untuk membicarakan finansial jangka panjang,” pungkas Kingsbury.

Itulah sederet tips cerdas yang bisa Anda terapkan untuk mengatur keuangan bersama pasangan. Di sisi lain, penting juga bagi Anda dan pasangan untuk mulai membicarakan investasi guna meraih kebebasan finansial di masa yang akan datang. Rekomendasi kami, Anda bisa memilih Peer to Peer (P2P) Lending jika ingin berinvestasi dengan aman, mudah, sekaligus menguntungkan. Selengkapnya, baca: Jadi Kaya Raya melalui P2P Lending, Memang Bisa? Cek Jawabannya di Sini!