Di tengah pandemi Covid-19 yang melanda berbagai negara, sejumlah perusahaan terpaksa menerapkan Work from Home alias kerja dari rumah bagi para karyawannya. Tujuan dari kebijakan tersebut tak lain untuk memutus rantai penyebaran virus corona yang makin hari makin masif.

Awalnya, kerja dari rumah mungkin tampak menyenangkan. Tak ada perjalanan yang menguras energi hingga tak ada rekan kerja yang mengganggu saat kamu mengerjakan tugas.

Tapi, seiring berjalannya waktu, aktivitas kerja dari rumah tak ayal jadi sesuatu yang membosankan hingga akhirnya menimbulkan stres. Rumah jadi area yang sangat sempit dan tak ada waktu yang nyata untuk hari kerja kamu.

Menurut pendiri dan CEO sebuah perusahaan penyedia perangkat lunak David Hassell, dibutuhkan kondisi psikologis yang baik untuk bisa efektif saat kerja dari rumah. “Saya pikir hal terbesar yang diremehkan adalah dampak psikologis dari sesuatu yang membosankan,” ujarnya.

Lantas, bagaimana cara tepat untuk mengatasi stres karena Work from Home?

Berikut ulasan lengkapnya, sebagaimana dilansir CNN.

Jeda istirahat

Saat berada di kantor, kamu tak mungkin kerja non-stop selama 8 jam. Tentu saja ada waktu untuk rehat, jalan-jalan makan siang, atau ngobrol dengan rekan kerja yang bisa memberi sedikit kelegaan dari sibuknya pekerjaan.

Dalam hal ini, bukan berarti kamu tak bisa mendapatkan momen tersebut hanya karena bekerja dari rumah. Diungkapkan wakil presiden pemasaran komersial global di Lenovo, David Rabin, kamu tetap harus mengambil jeda istirahat saat bekerja dari rumah guna meningkatkan produktivitas.

Baca juga: Di Rumah Selama 2 Minggu Akibat Virus Corona? Lakukan ini agar tetap Produktif!

Sementara menurut Julie Morgenstern, mengambil waktu istirahat adalah bagian dari produktivitas. “Hal tersebut akan membuatmu jadi lebih pintar dan memberikanmu perspektif yang lebih luas dalam melihat sesuatu,” jelas konsultan organisasi dan produktivitas ini.

Buat suasana kerja senyaman mungkin

Bekerja dari rumah dan kantor memang sedikit berbeda, sehingga butuh penyesuaian. Jika kamu adalah tipe orang yang suka berpindah-pindah tempat dari meja kerja ke ruang meeting atau ruang apapun untuk menyelesaikan pekerjaan, jangan pernah batasi hal itu saat bekerja dari rumah.

Disarankan Morgenstern, lakukanlah penyesuaian lingkungan dengan jenis pekerjaan yang dilakukan. Misal: Temukan area rumah yang tenang saat mengerjakan sesuatu yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Sementara itu, kamu bisa duduk di teras ketika membalas email atau mengerjakan tugas yang sedikit lebih mudah.

Baca juga: 4 Tips agar tetap Produktif selama Work from Home

Di sisi lain, tentukan pula beberapa ruang sebagai zona bebas kerja.

Kenapa demikian? Sebab sangat sulit untuk bersantai di malam hari ketika kamu mulai mengasosiasikan ruang-ruang itu dengan pekerjaan.

Lakukan pembaruan diri

Sebuah kegembiraan dari Work from Home adalah tidak adanya perjalanan. Meski begitu, bukan berarti jika hari kerja kamu akan dimulai lebih awal. “Gunakan waktu yang biasa kamu pakai berangkat kerja untuk melakukan pembaruan diri atau untuk keluarga, bukan bekerja,” tegas Morgenstern.

Tetapkan batasan kerja

Bekerja dari rumah bukan berarti kamu harus bekerja lebih lama. Tetaplah disiplin dengan waktu kerja seperti saat di kantor. Ketika waktu kerja telah selesai, singkirkan peralatan kerja dan gantilah dengan pakaian santai guna memberi tanda bahwa sudah saatnya berganti ke waktu pribadi. Demikian kata Morgenstern.

Baca juga: Apakah Platform Danain Terdampak Wabah Virus Corona?

Maksimalkan video call dengan rekan kerja

Hassell mengungkapkan, maksimalkanlah fitur video call untuk berinteraksi dengan rekan kerja, setidaknya tiga kali dalam seminggu. Menurutnya, hal tersebut penting untuk menghindari kesunyian.

“Kita bisa melihat wajah rekan kerja karena mereka menggunakan laptop masing-masing. Itu sangat penting untuk menghindari kesepian,” terangnya.

Tetap berinteraksi sosial

Bekerja dari rumah artinya tidak mampir ke kafe untuk ngobrol dengan teman. Meski demikian, bukan berarti interaksi sosial akan hilang begitu saja. Kamu tetap bisa berintersakasi dengan teman melalui sejumlah aplikasi video call yang tersedia. Yang perlu kamu lakukan hanyalah proaktif mengajak teman-teman untuk berdiskusi di saluran yang sama. Itu juga penting untuk menjaga ‘kewarasan’ selama Work from Home.

 

Ya, itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi stres karena Work from Home. Tak ada salahnya untuk menerapkan hal tersebut agar kondisi psikologis kamu tetap stabil.