Bekerja dari rumah selama pandemi Covid-19 jadi tantangan besar bagi banyak karyawan di seluruh dunia. Dengan jutaan orang yang bekerja dari jarak jauh untuk pertama kalinya, banyak yang berjuang untuk tetap fokus bekerja seperti biasa meski terkadang mengalami sejumlah gangguan, seperti mengasuh anak, mengurus rumah, hingga godaan TV atau radio.

Sekitar 32 persen karyawan mengaku bahwa menonton TV adalah gangguan utama ketika bekerja dari rumah, diikuti oleh 27 persen yang mengatakan jika mereka terganggu saat harus bekerja sambil mengurus anak. Demikian menurut survei terbaru yang dirilis oleh Glassdoor terhadap 1.000 karyawan di Amerika Serikat.

“Saya pikir semua orang yang bekerja dari rumah menghadapi banyak tekanan. Sangat mudah terjebak dalam berita, panik, khawatir tentang kerabat yang berusia di atas 60 tahun, hingga khawatir dengan diri sendiri dan kerap bertanya-tanya, ’Apakah tenggorokan saya gatal atau tidak?’ Ada banyak hal emosional yang terjadi dalam kondisi seperti saat ini,” ujar pakar pengorganisasian dan produktivitas Julie Morgenstern.

Nah, untuk membantu kamu agar tetap produktif meski ada banyak gangguan saat bekerja dari rumah, Morgenstern bersama pakar produktivitas Laura Vanderkam memberikan sejumlah tips yang bisa diterapkan. Berikut ulasan lengkapnya, sebagaimana dilansir CNBC.

Terapkan rutinitas perawatan diri pagi hari

Saat bekerja di kantor, akan lebih mudah bagi kamu untuk mengikuti rutinitas harian yang meliputi bangun pagi, meninggalkan rumah, dan tiba di tempat kerja pada waktu tertentu. Menurut Morgenstern, struktur seperti itu mungkin akan membuatmu tetap fokus, berenergi, dan terus bergerak.

Bagaimana saat bekerja dari rumah, apakah tetap bisa produktif seperti itu? Tentu saja, bisa!

Baca juga: Di Rumah Selama 2 Minggu Akibat Virus Corona? Lakukan ini agar tetap Produktif!

Saran Morgenstern, lakukan perawatan diri setiap pagi selama satu atau dua jam. Gunakan waktu yang biasa dipakai berangkat kerja untuk berolahraga, membaca jurnal, meditasi, atau mendengarkan musik. Jika satu jam dirasa sulit, kamu bisa meluangkan waktu 15 hingga 20 menit untuk melakukannya.

Penelitian menunjukkan, meluangkan waktu untuk perawatan diri adalah kunci penting untuk mengelola stres dengan lebih baik. Studi lain bahkan menyebut bahwa melakukan aktivitas fisik secara rutin bisa membantu kamu dalam meningkatkan fungsi otak dan membantu tetap fokus sepanjang hari.

 Hindari multitasking

Selain gangguan TV, aktivitas bekerja dari rumah juga kadang terdistraksi dengan tugas-tugas rumah tangga, seperti mencuci baju atau piring kotor. Alih-alih bisa mengerjakannya secara bergantian, sebaiknya hindari melakukan hal tersebut dalam kondisi seperti saat ini.

Sebagian orang mungkin beranggapan bisa melakukan multitasking secara efektif, seperti menonton TV sambil bekerja, atau melipat cucian sembari melakukan teleconference dengan rekan kerja. Penelitian dari University of Southern California menjelaskan, multitasking sebenarnya mengarah pada penurunan produktivitas, sebab otak memikirkan banyak hal yang pada akhirnya membuat tidak fokus.

“Patuhi batasannya. Kamu harus melakukan pekerjaan selama hari kerja dan hanya berhenti untuk melakukan perawatan diri, seperti makan siang atau istirahat sejenak untuk mencari udara segar di sekitar rumah. Jangan pernah mengerjakan pekerjaan rumah tangga,” terang Morgenstern.

Kelola email dan pesan secara efektif

Saat Work from Home, komunikasi dengan rekan kerja adalah suatu hal yang sangat penting. Tentu saja agar pekerjaan tetap terkoordinasi dengan baik. Meski begitu, bagi banyak karyawan, hal ini berarti akan banyak email atau pesan di aplikasi chatting yang akan sering mengganggu selama masa kerja.

Untuk mengatasi hal tersebut, kata Vanderkam, kamu bisa mengatur waktu untuk memeriksa email atau pesan yang ada. Misal: Kamu bisa memeriksa email atau pesan dan membalasnya selama lima menit setiap setengah jam sekali. Artinya, dalam setengah jam, kamu bisa fokus bekerja selama 25 menit sekaligus menjalin komunikasi yang efektif dengan rekan kerja selama 5 menit.

Baca juga: Tips Mengatur Keuangan saat Wabah Covid-19, Berhenti Menabung!

Cara lainnya, kamu bisa membuat kesepakatan dengan rekan kerja agar melakukan teleconference setiap pagi, di mana masing-masing orang memberikan informasi singkat tentang apa yang sedang dikerjakan hari itu. Dengan begitu, setiap orang bisa bekerja dengan fokus tanpa ada gangguan pesan.

Sementara menurut Morgenstern, kamu bisa menyinkronkan waktu di Slack atau aplikasi chatting lain dengan rekan kerja, sehingga semua orang bisa satu frekuensi saat berkomunikasi. “Mungkin kamu bisa bersepakat akan berada di Slack setiap dua atau tiga jam sekali,” ujarnya.

Ya, tentu saja, akan ada pengecualian jika ternyata dalam perjalanannya ada informasi mendadak yang harus disampaikan atau dibahas.

 Buat jadwal mengasuh anak

Dalam kondisi seperti sekarang, jutaan orang tua dituntut untuk bisa menyeimbangkan kehidupan kerja dengan mengasuh anak di rumah. Terkait hal itu, Morgenstern dan Vanderkam sepakat bahwa menetapkan jadwal mengasuh anak adalah kunci utama untuk memiliki hari kerja yang produktif.

Jika anak kamu sudah sekolah, mereka mungkin sudah bisa mengatur dirinya sendiri, setidaknya untuk sebagian tugas. Tapi, jika masih balita, kamu butuh bantuan orang lain untuk mengasuhnya.

Kamu mungkin bisa meluangkan waktu di pagi hari sebelum kerja untuk mengurus kebutuhan anak. Kamu bisa memandikan atau menyiapkan sarapan untuk anak, kemudian lanjut bekerja. Sembari kerja, kamu juga bisa mengawasi aktivitas anak dalam satu waktu.

Baca juga: Apakah Platform Danain Terdampak Wabah Virus Corona?

Di sisi lain, jika pasanganmu juga bekerja dari rumah, Vanderkam menyarankan untuk menerapkan jadwal mengasuh bergantian, terutama jika anak kamu masih balita.

Intinya, kata Morgenstern, penting bagi setiap orang tua untuk menyeimbangkan waktu antara bekerja dengan mengasuh anak. “Saran lainnya, buatlah daftar setiap gangguan yang potensial. Secara proaktif, cari tahu apa saja yang bisa dilakukan untuk mengurangi, menghilangkan, atau meminimalkan kemungkinan gangguan itu terjadi dalam aktivitas sehari-hari,” pungkasnya.

Bagaimana, siap untuk tetap produktif selama bekerja di rumah dengan tips di atas?