Blog

Karyawan Wajib Paham, ini 3 Indikator Produktivitas Kerja dalam Sebuah Perusahaan!

danain-Indikator produktivitas kerja-gambar seseorang sedang bekerja

Indikator produktivitas kerja

Seorang karyawan bisa disebut produktif ketika ia mampu mencapai target kerja yang maksimal dalam kurun waktu tertentu. Dalam konteks ini, indikator produktivitas kerja berperan penting untuk mengukur serta membandingkan kuantitas dan kualitas kerja karyawan saat menggunakan sumber daya yang dimiliki.

Produktivitas kerja merupakan suatu perbandingan yang sistematis antara hasil kerja yang dicapai dengan jumlah sumber daya yang digunakan dalam sebuah proses produksi. Penjelasan lainnya, produktivitas kerja adalah hubungan yang terjadi antara apa yang dikerjakan (input) dengan hasil dari pekerjaan tersebut (output).

Produktivitas kerja tergambar dari banyaknya waktu dan bahan yang digunakan dalam mencapai kualitas dan kuantitas. Sementara itu, terdapat dua dimensi dari produktivitas kerja yang perlu dipahami.

Pertama adalah efektivitas, yang mengarah pada pencapaian target agar bisa bekerja secara maksimal, baik dalam hal waktu, kualitas, maupun kuantitas. Dimensi kedua adalah efisiensi, yang berhubungan dengan proses bagaimana suatu pekerjaan dilakukan secara benar.

Baca juga: 4 Tips agar tetap Produktif selama Work from Home

Masing-masing perusahaan punya standar sendiri dalam mengukur produktivitas kerja para karyawannya. Namun demikian, setidaknya terdapat 3 indikator produktivitas kerja yang umum digunakan oleh perusahaan dalam melakukan penilaian, antara lain:

Kuantitas kerja

Kuantitas kerja merujuk pada jumlah kerja yang telah dicapai oleh karyawan di suatu perusahaan. Komponen ini bisa dilihat secara fisik dari segi hasil, seperti berapa banyak dokumen yang telah dikerjakan, produk yang sudah dirakit, atau barang yang telah dikirim.

Penilaian kuantitas kerja biasanya dilakukan dengan cara membandingkan target dan hasil yang dicapai oleh karyawan. Jika karyawan mampu melampaui standar yang telah ditentukan, bisa dibilang karyawan tersebut telah berhasil. Sebaliknya, jika kuantitasnya rendah, maka perusahaan perlu melakukan evaluasi lebih lanjut terhadap karyawan yang bersangkutan.

Kualitas kerja

Indikator produktivitas kerja yang kedua adalah kualitas.

Seperti yang kita tahu, kuantitas tidak akan lengkap tanpa adanya kualitas. Kedua hal ini saling berhubungan satu sama lain, sebab berkaitan erat dengan mutu kerja karyawan saat ia menuntaskan pekerjaannya secara teknis. Nantinya, hasil kerja tersebut akan dibandingkan dengan standar yang sudah ditetapkan oleh perusahaan.

Baca juga: Di Rumah Selama 2 Minggu Akibat Virus Corona? Lakukan ini agar tetap Produktif!

Jika karyawan menyelesaikan pekerjaannya dengan kualitas setara atau bahkan lebih baik dari standar perusahaan, maka bisa dibilang mutu kerja karyawan tersebut tergolong baik. Namun, kalau yang terjadi sebaliknya, berarti ada yang tidak beres dengan kinerja karyawan tersebut.

Intinya, kuantitas tinggi tanpa adanya kualitas yang sepadan akan memunculkan kinerja yang tidak baik bagi perusahaan. Maka dari itu, perusahaan perlu melakukan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) agar karyawan tidak hanya mengejar kuantitas semata, namun juga kualitas.

Ketepatan waktu

Ketepatan waktu jadi indikator yang terakhir. Untuk diketahui, kuantitas dan kualitas kerja karyawan akan terasa kabur tanpa adanya batasan waktu yang tegas.

Sejak awal, seorang karyawan harus punya pemahaman bahwa semua pekerjaan punya tenggat. Oleh sebab itu, ia wajib menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dengan kuantitas dan kualitas kerja sesuai standar perusahaan.

Ketepatan waktu mendorong karyawan untuk meningkatkan kinerjanya, sehingga ia bisa menyelesaikan pekerjaan secara efektif dan efisien. Makin baik capaian ketepatan waktunya, maka makin bagus pula produktivitas yang dimiliki.

CARA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA

Untuk tingkatkan produktivitas kerja, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan, di antaranya:

  1. Fokus pada satu tugas dalam satu waktu. Hindari multitasking!
  2. Biasakan buat daftar tugas yang harus diselesaikan pada hari itu.

Baca juga: 3 Cara Jeff Bezos agar Rapat Lebih Efektif dan Produktif, Patut Ditiru!

  1. Temukan sejumlah hal yang membuat kamu semangat kerja, seperti mendengarkan musik favorit atau menyiapkan makanan-minuman kesukaan di meja kerja.
  2. Rapikan meja kerja sebelum beraktivitas. Dengan begitu, kamu tidak akan mudah terganggu dengan hal-hal sepele.

Ya, itulah 3 indikator produktivitas kerja yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply