Jakarta, 2 Oktober 2018. PT Mulia Inovasi Digital melalui platform Danain mendukung penuh program pemerintah dalam rangka meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut, Danain menjalin kerjasama dengan Halofina yang merupakan perencana keuangan pribadi berbasis teknologi.

Masyarakat selama ini cenderung menganggap aktivitas mengelola keuangan adalah hal yang rumit. Berangkat dari hal itu, Halofina menyuguhkan konsep pengelolaan keuangan yang mudah dengan menggunakan asisten virtual. Chatbot “Robo Advisor” Halofina akan melakukan pendampingan secara personal kepada pengguna.

Pengguna akan melalui serangkaian personal assessment ketika pertama kali mengakses Halofina. Langkah tersebut bertujuan agar sistem Halofina bisa mempelajari karakter pengguna dan memberikan rekomendasi keuangan terbaik sesuai kebutuhan.

Sebagai platform perencana keuangan digital, Halofina diharapkan bisa menjadi media untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya berinvestasi untuk masa depan. Selain itu, diharapkan pula agar Halofina dapat memberikan rekomendasi terbaik dalam hal memilih investasi. Tak hanya investasi konvensional saja, melainkan juga investasi Peer to Peer (P2P) Lending yang makin hari makin berkembang dan sesuai dengan karakteristik generasi milenial yang notabene melek digital dan mengedepankan kemudahan.

Menurut CEO & Co-Founder Danain Budiardjo Rustanto, pengaruh Halofina dalam meningkatkan literasi keuangan cukup signifikan. Dijelaskannya, saat ini masih banyak masyarakat yang belum paham tentang cara mengembangkan uang dengan cara yang benar.

“Fitur-fitur yang terdapat di Halofina pada dasarnya akan memudahkan pengguna untuk mewujudkan tujuan finansialnya. Di sisi lain, Danain hadir sebagai platform yang tepat bagi masyarakat yang ingin mengembangkan dananya dengan aman, mudah, dan tentunya menguntungkan. Dalam hal ini, kerjasama Danain dan Halofina diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat untuk mulai berinvestasi, terutama di sektor P2P Lending,” terang Budiardjo.

Budiardjo menambahkan, Danain merupakan platform P2P Lending pertama di Indonesia yang menggunakan agunan berupa perhiasan emas atau logam mulia. Imbal hasil yang ditawarkan Danain bisa mencapai 120% per tahun, minimal 8% per tahun.

Untuk meminimalisir risiko gagal bayar, lanjut Budiardjo, Danain menggandeng salah satu perusahaan pergadaian swasta terbesar di Indonesia, PT Mas Agung Sejahtera (PT MAS). Jika peminjam tidak melunasi pinjamannya dalam tempo empat bulan (tenor maksimal), PT MAS akan tetap mengembalikan pokok dan bunga kepada pendana tanpa potongan.

Danain juga menyediakan fitur autobid yang bisa membantu dan memudahkan pendana untuk melakukan diversifikasi dan re-invest secara otomatis ke berbagai pinjaman yang tersedia. Dengan begitu, keuntungan yang diperoleh pendana akan semakin besar, terlebih adanya compounding effect.

Kolaborasi Danain dan Halofina diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia yang saat ini masih tergolong rendah. Semakin tinggi tingkat literasi keuangan, semakin besar pula peluang inklusi keuangan nasional akan terwujud.

***

 

Informasi lebih lanjut:

Andika Resta Putra Perkasa, Marketing Communication.

Telp: +6281281849008  Email: andika.resta@danain.co.id