Jakarta, 21 Oktober 2020. Kinerja platform Danain meningkat sangat signifikan di tengah pandemi covid-19. Bulan Oktober ini, Danain kembali mendapat kepercayaan dari sebuah lembaga keuangan terkemuka di Tanah Air, yaitu PT Bank Ganesha Tbk. Proses penandatanganan kerjasama antara Danain dan Bank Ganesha telah dilakukan pada Senin (19/10), di Kantor Pusat Bank Ganesha di Jakarta.

Co-founder & CEO Danain Budiardjo Rustanto mengungkapkan, mendapat kepercayaan dari Bank Ganesha di masa sulit seperti ini merupakan sesuatu yang membanggakan bagi Danain. “Ini sangat memacu kami untuk terus tumbuh dan melayani makin banyak lagi Borrower yang sebagian besar adalah usaha mikro,” ujarnya.

Danain dan Bank Ganesha sepakat bekerjasama, di mana Bank Ganesha memberikan pendanaan produktif kepada peminjam yang penyalurannya dilakukan melalui platform Danain. Hal ini sejalan dengan upaya bersama untuk membantu pemulihan ekonomi dengan fokus membantu usaha mikro, bahkan mungkin super mikro.

Ticket size pendanaan yang disalurkan mulai dari jumlah yang relatif kecil, yaitu Rp 500 ribu hingga di bawah Rp 50 juta. “Kami memang memprioritaskan pada segmen usaha mikro dan super mikro ini, karena kami melihat segmen  ini sangat memerlukan bantuan dana untuk memulai usaha atau meningkatkan usaha mereka,” ungkap Budiardjo.

Pria yang akrab disapa Budi ini juga menjelaskan, kerjasama Danain dan Bank Ganesha tahap awal ini diprioritaskan untuk sektor produktif dengan skala mikro dan super mikro, sambil tetap mempelajari potensi kerjasama ke depan untuk segmen usaha yang lebih besar, bahkan tidak menutup kemungkinan ke segmen pendanaan konsumtif.

Danain, yang merupakan salah satu anak perusahaan dari Serba Mulia Group tercatat sudah berhasil menyalurkan pendanaan sebesar lebih dari Rp 895 miliar sejak berdiri pertengahan tahun 2018 lalu. TKB90 atau tingkat keberhasilan dalam memfasilitasi penyelesaian kewajiban pinjam meminjam dalam jangka waktu 90 hari di Danain pun masih bertengger di angka 100%, yang artinya tak ada pendanaan yang bermasalah hingga saat ini.

Direktur Bisnis Bank Ganesha Setiawan Kumala mengungkapkan, kolaborasi Bank dengan Fintech dalam hal penyaluran kredit adalah suatu hal yang positif. Skema channelling diakui memang bisa membantu ekspansi, lantaran fintech punya infrastruktur digital sehingga makin memudahkan penyaluran kredit, terlebih saat masa pandemi seperti ini. Adapun alasan pemilihan kerjasama dengan Danain, selain  karena  telah terdaftar dan diawasi oleh OJK, Danain juga dinilai unik karena merupakan P2P Lending pertama di Indonesia dengan agunan emas, di mana emas tersebut disimpan oleh  mitra Danain yang merupakan perusahaan gadai yang berizin dan diawasi OJK.

 

***