Bulan madu merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh pasangan setelah melangsungkan pernikahan. Biasanya, pengantin baru akan memilih lokasi bulan madu yang memiliki pemandangan indah sekaligus romantis. Salah satu destinasi yang paling populer untuk dikunjungi adalah Maldives, kepulauan ekstotis yang terletak di sebelah selatan-barat daya India.

Maldives atau yang kerap disebut Maladewa, selama ini terkenal dengan keindahan lautnya yang luar biasa. Ketika menginjakkan kaki di sana, Anda akan disuguhkan dengan hamparan pasir putih yang memukau, birunya langit, serta biota laut yang unik dan menggemaskan. Saking indahnya pemandangan di Maldives, kamera ponsel biasa pun akan menghasilkan gambar yang benar-benar cantik.

Ada banyak aktivitas seru yang bisa Anda lakukan bersama pasangan tercinta selama berada di Maldives. Beberapa di antaranya sebut saja bermain voli pantai, snorkeling, diving, paddling, island hopping, menikmati sunrise dan sunset, hingga berenang dengan bayi hiu di bawah teras kamar. Sederet kegiatan tersebut tentu akan membuat momen bulan madu Anda terasa lebih intim.

Sebelum bulan madu ke Maldives, ada beberapa fakta menarik yang perlu Anda tahu tentang negara kepulauan yang memiliki luas 298 kilometer persegi tersebut. Apa saja itu?

Mayoritas berpenduduk muslim

Mayoritas penduduk Maldives memeluk agama Islam. Karena itu, negara tersebut menerapkan larangan membawa sejumlah barang yang bertentangan dengan kepercayaan mereka. Maldives juga melarang penduduk lokal atau pelancong berenang menggunakan bikini di pantai publik. Pakaian renang yang diperkenankan meliputi kaos dan celana pendek. Tak hanya itu, seluruh fasilitas umum di sana akan tutup ketika waktu Shalat Jumat tiba.

Alkohol dilarang

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Maldives melarang wisatawan membawa barang-barang yang bertentangan dengan ajaran Islam, salah satunya minuman beralkohol. Meski begitu, para pelancong diperkenankan untuk mengonsumsinya ketika sampai di resort masing-masing. Demikian dilansir Harper’s Bazaar.

Visa kedatangan

Dikutip dari CNN Indonesia, Maldives memberlakukan bebas visa bagi wisatawan asal Indonesia selama 30 hari. Itu artinya, Anda bisa langsung datang ke sana hanya bermodalkan paspor dan tiket pesawat.

Pernah gelar rapat kabinet di bawah laut

Pada 2009 lalu, Presiden Maldives Mohamed Nasheed menggelar rapat kabinet di bawah laut. Hal itu dilakukan untuk menarik perhatian masyarakat dunia terhadap masalah perubahan iklim dan kenaikan permukaan air laut yang menjadi ancaman serius bagi negara tersebut.

Maldives terancam tenggelam

Secara keseluruhan, Maldives merupakan salah satu negara dengan permukaan tanah terendah di dunia. Rata-ratanya hanya berada 1,5 meter di atas permukaan laut. Dengan adanya isu pemanasan global, negara ini pun terancam akan tenggelam.

 

Biaya bulan madu ke Maldives

Dengan keindahan alam yang sangat mengagumkan, banyak orang bertanya-tanya, berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk bulan madu ke Maldives?

Sebagaimana diberitakan Viva.co.id, ada salah satu resort mewah asal Perancis yang kerap jadi incaran para pasangan yang ingin bulan madu di Maldives. Resort tersebut kabarnya menawarkan paket bulan madu romantis dengan harga tergolong lebih murah ketimbang resort lain.

Pasangan harus merogoh kocek sebesar 22 juta rupiah untuk menempati kamar yang berada di darat dan menghadap ke pantai selama 4 hari 3 malam. Sementara jika ingin menempati kamar dengan tipe Over Water, Anda harus mengeluarkan dana sebesar 35 juta rupiah untuk paket 4 hari 3 malam. Harga tersebut sudah termasuk penjemputan dari bandara ke resort, makan setiap hari, serta aktivitas air selama berada di sana.

Baca juga: Keren, ini 5 Destinasi Wisata Eksotis di Indonesia yang Wajib Dikunjungi Generasi Milenial!

Di sisi lain, Anda juga harus menyiapkan biaya untuk tiket pesawat PP Jakarta-Maldives sekitar 10 juta rupiah untuk 2 orang. Jika ditotal, dana yang dibutuhkan untuk bulan madu di sana sekitar 32 juta rupiah (untuk paket termurah).

Nah, jika Anda berencana menikah dan melangsungkan bulan madu 2 tahun mendatang, kira-kira, berapa biaya yang diperlukan?

Yang pertama perlu dihitung adalah biaya perjalanan (paket bulan madu + tiket pesawat) dua tahun mendatang. Misal, kenaikan biaya mencapai 10 persen per tahun. Artinya, untuk paket termurah, biaya perjalanan bulan madu Anda 2 tahun ke depan akan meningkat jadi sekitar 38 juta rupiah.

Bagaimana cara mempersiapkannya?

Anda mungkin berencana menabung atau memanfaatkan deposito untuk mempersiapkan biaya bulan madu. Yang perlu Anda tahu, kedua instrumen keuangan tersebut pada dasarnya sangat rentan tergerus inflasi. Sebagai informasi, tabungan akan memberi bunga sebesar 0-1,7% per tahun (belum termasuk biaya admin), sementara deposito mampu memberikan keuntungan hingga 4-5% per tahun, namun terdapat biaya admin dan potongan pajak sebesar 20%. Jika dicermati, nilai uang yang Anda punya sebenarnya tidak akan mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun.

Lantas, cara apa yang paling tepat? Berinvestasilah di Peer to Peer (P2P) Lending!

P2P Lending merupakan aktivitas pinjam-meminjam uang antarperseorangan. Perusahaan P2P Lending akan mempertemukan orang yang butuh pinjaman dengan orang yang memberi pinjaman dalam platform berbasis teknologi inovatif. Di sini, Anda akan berperan sebagai pendana atau investor. Anda bisa manfaatkan platform Danain untuk mempersiapkan biaya bulan madu.

Danain punya segudang keunggulan yang tak dimiliki platform P2P Lending lain. Berinvestasi di Danain sangat aman, sebab pihak peminjam diharuskan menyerahkan agunan berupa emas kepada PT MAS selaku mitra. Imbal hasil yang diberikan juga menarik, minimal 8% up to 120% per tahun.

Gagal bayar atau keterlambatan bayar tidak jadi risiko pendana. PT MAS akan tetap mengembalikan pokok dan bunga kepada pendana ketika jatuh tempo tiba (maksimal 4 bulan). Yang tak kalah penting, Anda bisa memanfaatkan fitur auto lending yang tersedia di Danain. Dengan mengaktifkan fitur tersebut, dana yang Anda miliki akan ‘bekerja’ secara otomatis, sehingga Anda hanya perlu menunggu imbal hasil masuk ke dalam rekening aktif, setelah peminjam melunasi pinjamannya. Dana yang Anda miliki pun akan terus berkembang dengan adanya compounding effect alias ‘bunga-berbunga’.

Berikut simulasi pendanaan di platform Danain:

Misalnya, Anda menginvestasikan uang Rp 1.500.000 tiap bulan selama 2 tahun di Danain.

Artinya:

  • Total investasi selama 2 tahun                                 : Rp 36.000.000
  • Keuntungan bunga investasi                                 : Rp 3.159.117
  • Pengembalian Investasi / ROI                                 : 8,78 %
  • Future value (termasuk compounding effect) : Rp 39.159.117

 

Jadi, dalam 2 tahun, total investasi Anda ditambah dengan compounding effect menjadi: Rp 36.000.000 + Rp 3.159.117 = Rp 39.159.117 (memakai imbal hasil terendah yakni 8% per tahun).

Jumlah tersebut tentu bisa bertambah, tergantung seberapa cepat perputaran investasi Anda. Jika dalam prosesnya ternyata pihak peminjam melakukan pelunasan dalam hitungan minggu bahkan hari, imbal hasil yang didapat tentu saja bisa dengan cepat pula diinvestasikan kembali. Dengan begitu, bunga per tahun yang Anda peroleh pun otomatis akan semakin besar.

Jika menggunakan angka imbal hasil terbesar di Danain, yaitu 120% per tahun, hasil yang bisa didapat dengan nominal dan jangka waktu investasi yang sama adalah Rp 146.020.589.

Bandingkan dengan menabung! Jika Anda menabungkan uang Rp 1.500.00 selama 2 tahun dengan bunga 1,7%, hasil yang akan  Anda peroleh pada akhir periode adalah Rp 36.644.478, belum termasuk biaya admin.

Bagaimana, sudah jelas bukan? Kesimpulannya, dengan berinvestasi sebesar Rp 1.500.000  tiap bulan di Danain, Anda dan pasangan tercinta sudah bisa menikmati bulan madu romantis di Maldives dua tahun mendatang.