Di era seperti sekarang, banyak generasi milenial yang ingin pensiun di usia muda. Sepertinya, mereka tak ingin mengulang masa-masa yang dilalui oleh orang tua mereka, di mana menghabiskan waktu untuk bekerja hingga usia 50 atau 60 tahun. Singkat kata, mereka ingin menikmati kehidupan muda tanpa harus terikat dengan pekerjaan.

Sudah banyak orang yang memutuskan untuk pensiun muda di dunia ini. Sebut saja Kristy, wanita 31 tahun yang telah berhasil mengumpulkan jutaan dolar selama bekerja. Saat ini, ia menjadi seorang backpacker, di mana sudah mengelilingi Eropa dan Asia Tenggara.

Ada pula Tanja Hester (38), yang memutuskan untuk pensiun dari pekerjaannya sebagai konsultan di Los Angeles. Kini, waktu yang ia miliki dihabiskan untuk berkumpul bersama teman dan berpergian ke sejumlah tempat. Demikian dilansir Vice.

Sebenarnya, pensiun di usia muda atau tua bisa dibilang tak jauh beda. Apapun keputusan yang diambil, kamu tetap harus mempersiapkannya secara matang, sebab yang namanya pensiun sudah pasti tak lagi memiliki pendapatan tetap layaknya orang yang masih bekerja.

Selama ini, pensiun muda kerap diidentikkan dengan orang yang bergelimang harta. Padahal, anggapan seperti itu tak sepenuhnya benar. Siapa pun di dunia ini tentu bisa pensiun muda dengan bahagia, asalkan persiapan telah dilakukan secara baik dan terukur.

Dalam mempersiapkan dana pensiun, ada beberapa langkah yang harus kamu lakukan. Pertama, buat rencana keuangan dana pensiun dengan melakukan penghitungan atau simulasi. Kedua, mulailah untuk ubah penghasilan aktif menjadi penghasilan pasif, serta lakukan pengecekan secara berkala untuk memastikan rencana keuangan hari tua berjalan lancar.

Baca juga: Ingin jadi Orang Sukses? Ini Satu Kemampuan yang Harus Anda Miliki Menurut Warren Buffett!

Di sisi lain, ada pula sejumlah pertanyaan yang harus kamu jawab sebelum memutuskan untuk pensiun muda. Di antaranya: Apa kegiatan setelah pensiun? Berapa jumlah kewajiban yang harus dibayar? dan Berapa biaya hidup sampai masa perkiraan hidup?

“Saat masa pensiun, ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh seseorang. Salah satunya mengelola keuangan atau berbisnis agar tetap memiliki penghasilan. Yang tak kalah penting, usahakan tidak punya utang ketika memasuki masa pensiun,” ujar perencana keuangan Zap Finance Prita H. Ghozie, seperti dilansir MSN.

Berikut sederet hal penting lain yang perlu kamu persiapkan dan lakukan sebelum memutuskan pensiun muda:

Tentukan tujuan

Merencanakan pensiun muda hanya sebatas di pikiran saja sangat tidak tepat. Karena itu, luangkanlah waktu untuk menentukan sekaligus menulis target finansial yang ingin dicapai sebagai bentuk motivasi. Agar lebih maksimal, tuliskanlah secara spesifik semua aspek perencanaan, mulai dari teknik pengelolaan keuangan, jumlah, hingga jangka waktu untuk mencapai target tersebut.

Meski sudah diberikan tips yang jelas, masih banyak orang yang sebenarnya tidak tahu apa yang sesungguhnya mereka inginkan. Alhasil, tujuan yang ingin dicapai pun akan jadi kabur. Sebaliknya, mereka justru sibuk memikirkan kegagalan yang pada akhirnya membuat ragu dan takut.

Bijak mengelola keuangan

Jika ingin pensiun muda, mulailah untuk bijak dalam mengelola keuangan, salah satu caranya dengan menghentikan kebiasaan boros kamu. Solusi terbaik, gunakanlah penghasilan yang didapat untuk mempersiapkan dana pensiun. Selain itu, cobalah untuk membiasakan diri membuat anggaran serta mencatat segala bentuk pengeluaran setiap bulannya.

Letakkan uang di tempat yang sulit diakses

Uang yang telah dikumpulkan untuk dana pensiun seringkali terpakai karena berbagai alasan. Hal itulah yang kadang kala menjadi penghambat persiapan pensiun muda kamu. Sarannya, pisahkanlah rekening yang biasa digunakan untuk transaksi sehari-hari dengan rekening dana pensiun. Jangan pernah ‘sentuh’ rekening tersebut hingga waktu yang telah ditentukan.

Cari pendapatan pasif

Persiapan pensiun muda akan lebih mudah jika kamu bisa menambah pemasukan dan mengurangi pengeluaran. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencari tambahan penghasilan. Kamu bisa jadi pekerja lepas di sejumlah perusahaan, bisnis online, atau berinvestasi. Bingung memilih instrumen investasi? Baca: Investasi itu Banyak Macamnya, ini 7 Jenis Investasi Paling Populer di Indonesia!

Terapkan pola “5 persen”

Untuk memuluskan langkah mempersiapkan pensiun dini, kamu juga bisa menerapkan pola “5 persen”. Penjelasan sederhananya seperti ini: Kamu harus mengurangi 5 persen pengeluaran dari 3 kategori pengeluaran paling banyak dalam setahun.

Hal pertama yang harus kamu lakukan, tuliskanlah 3 jenis pengeluaran paling besar dalam satu tahun. Setelah itu, pangkas pengeluaran tersebut masing-masing sebesar 5 persen. Kamu bisa gunakan anggaran yang telah dipotong tersebut untuk dana pensiun. Demikian dilansir Lifehack.

Oh ya, selain beberapa hal di atas, menjaga kesehatan tubuh juga penting sebelum memutuskan untuk pensiun dini. Sadar atau tidak, kesehatan akan berdampak pada kondisi finansial secara keseluruhan. Karena itu, usahakan untuk selalu menerapkan pola hidup sehat sebelum masa pensiun tiba. Yang tak kalah penting, lindungi juga diri Anda dengan asuransi kesehatan.

Pertanyaannya, di usia berapa kamu ingin pensiun?

Jika saat ini usiamu sudah menginjak 25 tahun, rasa-rasanya usia 40 atau 45 tahun merupakan waktu yang tepat untuk pensiun. Artinya, kamu punya waktu 10 atau 15 tahun untuk mempersiapkan segala hal yang telah dibahas tadi.

Poin penting yang harus kamu ingat, persiapkanlah masa pensiun yang kamu idamkan dengan disiplin. Taatilah semua yang telah direncakanan dengan baik dan teratur. Dengan persiapan yang matang, masa pensiun pun bisa dinikmati dengan aman dan nyaman.