Mengelola keuangan keluarga itu susah-susah gampang. Meski sudah dianggarkan, seringkali ada saja pengeluaran tak terduga yang pada akhirnya membuat  Anda  harus menggunakan uang dari tabungan. Jika terjadi sekali atau dua kali, hal seperti itu mungkin tidak jadi masalah. Namun, apabila terjadi berulang kali dalam jangka waktu yang lama, hal tersebut bukan tak mungkin akan memicu pertengkaran, sebab penghasilan yang diterima tak pernah cukup untuk memenuhi kebutuhan setiap bulannya.

Pada prinsipnya, sukses-tidaknya sebuah keluarga secara finansial tergantung pada bagaimana cara mereka mengatur dan merencanakan keuangan. Karena itu, penting bagi setiap keluarga memahami pola yang tepat untuk bisa meraih kesuksesan secara finansial.

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

Jalin komunikasi dengan baik

Cobalah untuk senantiasa menjalin komunikasi yang baik dengan pasangan perihal masalah keuangan. Dalam hal ini, utamakan kejujuran, sebab hal tersebut merupakan pondasi yang baik dalam menjalani sebuah hubungan. Bicarakan dengan pasangan tujuan apa yang ingin dicapai di masa depan. Samakanlah persepsi agar tidak terjadi masalah di kemudian hari, serta pastikan pengambilan keputusan dilakukan bersama-sama.

Selain itu, terbukalah satu sama lain terkait segala hal yang menyangkut finansial, mulai dari penghasilan, aset, utang, hingga tabungan yang dimiliki. Dengan mengetahui kondisi keuangan keluarga yang sebenarnya, Anda berdua pun bisa dengan mudah memutuskan cara yang tepat dalam mengelola finansial. Ini merupakan langkah awal yang cerdas untuk meraih kesuksesan finansial dalam keluarga.

Susun anggaran dan catat pengeluaran tiap bulan

Dalam rumah tangga, penting bagi Anda dan pasangan untuk rutin menyusun anggaran dan rencana belanja setiap bulannya. Anda bisa mulai dengan membuat daftar kebutuhan bulanan, seperti belanja kebutuhan pokok, air, listrik, internet, cicilan (jika ada), dan lain-lain. Yang terpenting, disiplinlah dalam menjalankan anggaran yang telah disusun.

Tak hanya itu, catat pula pengeluaran tiap bulan agar Anda bisa memonitor segala bentuk pengeluaran. Dengan adanya catatan tersebut, Anda bisa tahu pengeluaran apa saja yang sebenarnya tidak terlalu penting.

Pangkas pengeluaran tidak penting

Setelah mengetahui pengeluaran apa saja yang sebenarnya tidak perlu, Anda bisa mulai memangkasnya di bulan berikutnya. Langkah tersebut penting untuk meminimalisir pengeluaran setiap bulannya. Dana yang berhasil disisihkan ada baiknya digunakan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat, seperti halnya untuk dana darurat.

Berhemat

Untuk meraih kesuksesan secara finansial, usahakanlah untuk selalu berhemat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Anda bisa memulainya dari hal-hal yang kecil, seperti menghemat pemakaian air dan listrik ketika berada di rumah. Tanpa disadari, hal tersebut akan mengurangi biaya pembayaran listrik dan air Anda tiap bulannya. Selain itu, Anda juga bisa mengurangi intensitas membeli makan di luar dan menggantinya dengan memasak sendiri. Bukan hanya menghemat pengeluaran, mengonsumsi makanan yang dibuat sendiri di rumah juga bermanfaat bagi kesehatan, sebab lebih terjaga kebersihannya.

Sisihkan dana darurat

Dalam perencanaan keuangan rumah tangga, menyisihkan dana darurat adalah hal wajib yang tak bisa diganggu-gugat. Cobalah untuk rutin menyisihkan minimal 10 persen dari penghasilan yang diterima tiap bulan untuk dana tersebut.

Perlu Anda pahami, dana darurat akan sangat berguna ketika ada hal-hal tak terduga terjadi, seperti sakit, kendaraan rusak, atau lampu rumah tiba-tiba mati sehingga perlu diganti. Sebaiknya, pisahkan dana darurat dengan rekening yang biasa digunakan untuk transaksi sehari-hari agar tak mudah diutak-atik.

Hindari berutang

Untuk menuju keluarga yang sukses secara finansial, penting bagi Anda dan pasangan untuk menghindari utang yang sifatnya konsumtif. Utang yang menumpuk akan membuat Anda kian terpuruk. Kuncinya, sesuaikanlah gaya hidup dengan kondisi perekonomian.

Baca juga: Awas, 5 Hal Ini Ternyata Bikin Kamu Sulit Lepas dari Utang!

Hindari pula menggunakan kartu kredit untuk membayar kebutuhan sehari-hari. Kartu kredit yang digunakan secara terus menerus berpotensi besar membuat penggunaannya jadi tidak terkontrol. Jika sudah terjadi, jangan heran jika tagihan Anda akan membengkak di bulan berikutnya.

Investasi

Ini adalah kunci utama agar keluarga bisa meraih kesuksesan secara finansial. Pastikan Anda dan pasangan menyisihkan uang setiap bulan untuk dana investasi. Jika tabungan bisa dijadikan dana darurat, investasi bisa jadi tabungan untuk masa depan.

Dalam hal ini, Anda dan pasangan harus saling melengkapi satu sama lain. Suami perlu meyakinkan istri agar tak ragu mengeluarkan uang untuk investasi, sementara istri harus memastikan bahwa investasi yang dipilih akan membuahkan hasil yang gemilang.

Sebelum berinvestasi, lakukanlah analisis tentang jenis-jenis investasi yang tersedia saat ini. Jika Anda dan pasangan ingin berinvestasi dengan aman, mudah, sekaligus menguntungkan, Anda bisa mencoba platform Peer to Peer (P2P) Lending, seperti Danain. Keunggulannya, baca ini: Catat, Ini Segudang Keuntungan Nabung di Danain Ketimbang di P2P Lending Lain!