Banyak orang memulai tahun baru dengan resolusi yang oke punya. Salah satu yang populer sebut saja berhemat, meminimalisir pengeluaran dan meningkatkan jumlah tabungan. Tentu saja, hal ini mudah diucapkan, tapi tidak mudah untuk dilakukan.

Meskipun pertumbuhan pendapatan stabil dalam dekade terakhir, namun pengeluaran rumah tangga juga ikut meningkat seiring berjalannya waktu. Demikian menurut sebuah studi terbaru.

Sebuah survei CNBC menemukan, 21 persen orang Amerika mengaku meningkatkan pengeluaran mereka pada tahun lalu. Mayoritas tak memberikan alasan, hanya 22 persen yang mengatakan bahwa mereka mengeluarkan uang lebih banyak karena memiliki pekerjaan baru atau gaji yang lebih baik.

Baca juga: Hati-hati, 10 Pengeluaran tak ‘Berguna’ ini Bisa Kuras Tabungan Kamu!

Akibatnya, banyak keluarga yang anggaran keuangannya dalam kondisi tidak sehat. Berdasarkan survei situs keuangan pribadi Bankrate, hanya 40 persen orang Amerika mampu membayar 1.000 dolar AS secara tunai untuk biaya tak terduga, seperti untuk kunjungan gawat darurat atau perbaikan kendaraan.

Lantas, adakah cara cerdas untuk menekan pengeluaran di tahun 2020 ini?

Berikut ulasan lengkapnya, sebagaimana dilansir CNBC!

Urutkan pengeluaran

Untuk menekan pengeluaran, sebagian besar ahli menyarankan agar membedakan antara pengeluaran diskresioner dan biaya tetap. Kamu bisa memulainya dengan melacak jenis pengeluaran, kemudian membuat peringkatnya berdasarkan urutan kepentingan.

Letakkan pengeluaran paling penting di urutan teratas, seperti untuk kebutuhan rumah, makanan, transportasi, hingga perawatan anak. Setelahnya, ikuti dengan menyisihkan dana darurat, dana pensiun, serta sejumlah keinginan lain yang bukan prioritas, seperti makan di luar, liburan, atau layanan streaming.

Pertimbangkan setiap pengeluaran

Setelah mengurutkan pengeluaran berdasarkan urgensi, kamu juga perlu mempertimbangkan pengeluaran yang harus kamu bayar secara rutin. Apakah kamu bisa menguranginya atau bahkan dihilangkan?

Misal, layanan internet yang kamu gunakan atau fasilitas gym yang kamu ikuti. Jika hal itu terlalu mahal dan kamu merasa tak terlalu membutuhkannya (bahkan tak diperlukan), sebaiknya hentikan sesegera mungkin. Selain itu, bandingkan pula pengeluaran rutin yang mungkin saja cukup menguras kantong, semisal biaya asuransi mobil atau sejenisnya. Dengan menerapkan hal tersebut, pengeluaran kamu otomatis akan berkurang.

 Baca juga: Hati-hati, 3 Pengeluaran ‘Bodoh’ ini Bikin Generasi Milenial Sulit Kaya!

Pangkas beberapa ‘keinginan’

Usai pertimbangkan pengeluaran, langkah ketiga yang bisa kamu lakukan adalah memotong sejumlah pengeluaran yang kamu inginkan atau benar-benar tidak perlu, setidaknya untuk sementara.

Langkah ini bisa termasuk memilih menggunakan transportasi umum ketimbang transportasi online, atau memasak di rumah daripada pergi ke restoran.

Hentikan pembelian impulsif

Belanja impulsif seringkali jadi penghambat seseorang untuk berhemat. Salah satu cara untuk mengendalikannya adalah dengan ‘keluar’ dari media sosial, setidaknya sampai batas waktu tertentu.

Perlu kamu tahu, 63 persen kaum milenial beranggapan bahwa media sosial punya pengaruh negatif pada finansial mereka. Demikian menurut studi yang dilakukan Fidelity kepada lebih dari 2.000 orang dewasa berusia 22-27 tahun.

Sementara menurut penelitian dari Allianz Life Insurance Company di Amerika Utara, lebih dari setengah milenial menghabiskan uang secara tidak terencana untuk produk yang mereka lihat di media sosial.

Baca juga: Ingin Kehidupan Finansial lebih Sehat di 2020? Terapkan 5 Langkah ini!

Lebih lanjut, 40 persen orang dewasa muda mengklaim bahwa mereka menghabiskan uang yang tidak dimiliki (kartu kredit) demi bisa mengikuti rekan-rekan mereka.

“Untuk menekan pengeluaran impulsif, sebaiknya hentikan layanan kartu kredit, batasi waktu berselancar di media sosial dan berhenti mengikuti orang atau toko yang cenderung memicu pembelian,” ujar presiden aplikasi penganggaran Mvelopes, Christopher Tracy.

Lakukan diet tunai

Langkah terakhir yang bisa kamu lakukan untuk menekan pengeluaran adalah dengan melakukan diet tunai. Berkomitmenlah buat hal itu.

Jika kamu kesulitan mempertahankan uang yang dimiliki, beralihlah ke kartu debit untuk bertransaksi. Masukkan pula kartu kredit ke dalam laci dan berjanjilah hanya menghabiskan uang tunai yang telah diambill untuk jangka waktu yang telah ditentukan.

Bagaimana, siap tekan pengeluaran di tahun 2020 ini?