Sebagai orang super kaya, Bill Gates tentu bisa memiliki segala hal yang diinginkannya. Namun, faktanya, hal tersebut tak sepenuhnya benar. Usut punya usut, bos raksasa teknologi ini ternyata masih menyimpan rasa iri pada seseorang dan hingga kini belum bisa memilikinya.

Kok bisa sih? Siapa sosok yang bisa bikin Bill Gates jadi iri seperti itu?

Berikut ulasan lengkapnya!

Baru-baru ini, Gates melakukan wawancara dengan podcast Armchair Expert. Dalam diskusi tersebut, Gates mengaku iri dengan karisma Steve Jobs yang pernah menjadi teman sekaligus saingannya di industri teknologi.

Kepada pembawa acara Dax Shepard, Gates mengatakan bahwa Jobs adalah seorang jenius yang punya daya tarik alami sebagai seorang pemimpin, yang ia harapkan juga bisa ada pada dirinya sendiri.

“Dia adalah penyihir yang sangat memotivasi orang. Saya bisa melihatnya merapalkan ‘mantra-mantra’ dan menyaksikan orang-orang yang mendengarkannya sangat terpukau. Jobs sangat jenius,” ujar Gates, sebagaimana dilansir CNBC.

Baca juga: Ingin Anak Sukses Seperti Bill Gates? 4 Cara Asuh ini Wajib Anda Lakukan!

Gates juga mengungkapkan rasa kagumnya terhadap Jobs yang ikut mendirikan Apple pada 1976, namun dipaksa keluar pada 1985 setelah perebutan kekuasaan dengan CEO John Sculley. Meski akhirnya ia kembali ke Apple pada tahun 1997 dan berhasil melahirkan serangkaian produk yang populer, seperti iMac, iPod, dan iPhone.

Gates menyebut kembalinya Jobs ke Apple sebagai langkah yang fenomenal. Namun sayang, hal itu harus berakhir dengan kematian Jobs akibat kanker pankreas pada tahun 2011 silam.

“Apple tak mungkin bisa seperti sekarang tanpa Jobs. Maksud saya, Apple dulu hampir mati sebelum Jobs kembali. Tak ada orang lain yang bisa melakukan apa yang Jobs lakukan di Apple. Saya tak mungkin melakukannya dan saya juga tahu bahwa siapapun tidak bisa melakukannya,” tegas Gates.

Baca juga: Jadi Orang Terkaya hingga Pernah Ditangkap Polisi, ini 10 Fakta Bill Gates yang Perlu Diketahui!

Dalam kesempatan itu, Gates juga membahas beberapa kekurangannya, termasuk fakta bahwa dia “Tidak terlalu baik secara sosial.” Ini adalah kritik diri yang pernah dikemukakan Gates sehubungan dengan rasa irinya terhadap sosok Jobs.

Menurut Gates, Jobs selalu lebih alami dalam hal berbicara di depan umum. Beda dengan dirinya yang harus bekerja keras untuk menjadi pembicara publik yang lebih baik sepanjang kariernya.

Gates juga pernah berujar bahwa Jobs punya cara “merapal mantra” untuk memotivasi para karyawannya. Hal itu ia sampaikan kepada CNN pada tahun 2019 lalu.

Baca juga: Ingin Sukses Seperti Miliarder? 5 Cara Berpikir ini harus Kamu Miliki!

Gates berharap bisa memiliki kemampuan seperti Jobs untuk memikat audiens. Dengan begitu, ia bisa lebih banyak menghasilkan dukungan untuk kampanyenya melalui Bill & Melinda Gates Foundation, yang saat ini bekerja untuk mengatasi berbagai masalah global, mulai dari memerangi kemiskinan hingga meneliti pencegahan penyakit, termasuk menyumbangkan sekitar 300 juta dolar AS untuk mendanai pengembangan vaksin dan perawatan virus corona.

“Saya berharap bisa ‘sesakti’ Jobs. Sebab, saya punya beberapa masalah yang dampaknya sangat luar biasa dan saya perlu memastikan bahwa hal itu tidak diabaikan,” pungkasnya kepada The Wall Street Journal tahun lalu.