Blog

Lakukan Upaya Preventif untuk Hadapi Kelemahan Usaha Mie Ayam

danain-Kelemahan usaha mie ayam-gambar usaha ilustrasi mie ayam

Kelemahan usaha mie ayam

Punya banyak penggemar, ternyata beberapa kelemahan usaha mie ayam perlu diantisipasi!

Faktanya, meski banyak digemari oleh masyarakat Indonesia, mulai dari kalangan muda sampai tua, tetapi ada beberapa kelemahan usaha mie ayam yang tidak bisa disepelekan. Jika salah langkah, seseorang bisa mengalami kerugian hingga terpaksa gulung tikar kalau tak memperhatikannya dengan saksama.

Lantas, apa saja ragam kekurangan dan ancaman yang dimaksud? Berikut ulasan lengkapnya!

Bahan yang mudah basi akan menjadi ancaman besar saat kamu baru membuka outlet atau resto. Pasalnya, tidak semua bahan bisa bertahan lama, sehingga jika tidak laku tentu kerugian akan berlipat ganda. Lalu, bagaimana cara mengatasi atau meminimalisir kelemahan usaha mie ayam yang satu ini?

Kamu bisa memberikan promo khusus di jam-jam tertentu. Misal, ketika akan tutup. Setidaknya, ada sedikit keuntungan untuk meminimalisir kerugian. Kamu pun bisa tetap memutar modal sesuai dengan perencanaan yang seharusnya.

Baca juga: Bagaimana Peluang Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah, Apakah Menguntungkan?

  • Resep yang Itu-itu Saja

Sudah sejak lama, kelemahan usaha mie ayam yang satu ini memang harus diminimalisir. Kenapa demikian? Karena resep yang itu-itu saja tentu akan membuat pelanggan bosan, apalagi jika resep di resto kamu sama dengan di tempat lain. Jadi hanya semacam template. Namun, jangan khawatir, karena masalah ini sangat bisa diatasi.

Caranya dengan melakukan inovasi dalam berbagai bentuk. Mulai dari jenis kerupuk, pemilihan topping yang berbeda, dan juga aneka minuman sebagai teman makan terbaik. Buat juga menu pedas dengan level tertentu, sehingga kamu bisa merangkul pelanggan yang suka spicy food.

  • Harga Cenderung Murah

Harga murah untuk produk juga jadi kelemahan usaha mie ayam, karena tentu keuntungannya bisa sangat minim. Bagaimana cara mengatasi masalah ini? Kamu bisa melakukan beberapa cara. Misalnya dengan mengatur ulang dekorasi outlet atau resto tempat jualan. Buatlah tempat tersebut cocok untuk nongkrong atau sarana makan keluarga. Sehingga akan sangat wajar bagi pelanggan untuk menambah biaya.

Baca juga: Wajib Tahu, ini Cara Membuat Izin Usaha Mikro Kecil yang Simpel!

Selain itu, kamu juga bisa menambah menu lain, yang sifatnya side dish. Meskipun menjual mie ayam, kamu juga bisa menawarkan mie vegan, mie dengan daging sapi, dan lain sebagainya. Selama fokus utama menu andalan yang ditawarkan adalah mie ayam.

  • Tampilan Terlalu Standar

Tampilan terlalu standar juga menjadi kelemahan usaha mie ayam, selain soal rasa. Jika rasa bisa dimaksimalkan dengan topping, lalu bagaimana dengan tampilannya? Kamu perlu melakukan hal ini agar bisa mengatasi masalah tersebut!

Lakukan penggantian piring, sendok, gelas, dan bungkus kemasan dengan yang lebih estetis. Jika perlu, cetak sendiri secara custom kelengkapan tersebut, dan pastikan ada logo tempat usaha kamu. Tentunya, ini akan membantu pelanggan lebih mengenal produk dengan tampilan menarik dan Instagrammable.

Jangan lupa, unggah juga semua menu yang sudah dijepret dengan teknik fotografi terbaik ke akun media sosial resmi tempat usaha. Tag beberapa orang yang kamu kenal, baik teman maupun saudara agar lebih banyak orang tahu tentang tempat usaha tersebut.

Baca juga: Tak Perlu Bingung, ini Usaha untuk Ibu Rumah Tangga yang Punya Anak Kecil dan Berpeluang Untung!

Nah, dari beberapa kelemahan usaha mie ayam di atas, manakah yang menurut kamu bisa jadi ancaman terburuk? Apapun itu, pastikan untuk menyiapkan semuanya, sebelum melangkah ke eksekusi usaha.

Terus lakukan upgrading di berbagai sektor agar usaha kamu terus berkembang dan bisa semakin besar. Bahkan, jangan ragu untuk membuka cabang apabila memang sudah mampu melakukannya.

Leave a Reply