Blog

Deposito Vs Reksa Dana, Lebih Menguntungkan Mana?

danain-Deposito vs reksa dana-gambar charts saham

Deposito vs reksa dana

Mau investasi minim risiko, tapi bingung pilih deposito atau reksa dana? Tenang, berikut kami ulas secara lengkap perbandingan antara deposito vs reksa dana!

Sebagai investor pemula, kamu mungkin pernah dihadapkan pada situasi yang membingungkan, harus pilih deposito atau reksa dana.

Kenapa dua instrumen itu yang kami sebut? Sebab, deposito dan reksa dana adalah dua jenis investasi yang sejauh ini minim risiko dan mudah untuk dijalankan. Wajar jika sebagian orang langsung mengerucut pada dua instrumen tersebut saat akan terjun ke dunia investasi untuk pertama kalinya.

Lantas, mana yang sebenarnya lebih menguntungkan, deposito atau reksa dana? Berikut perbandingan deposito vs reksa dana yang perlu kamu tahu!

PENJELASAN RINCI TENTANG DEPOSITO

Deposito adalah produk simpanan bank yang pencairannya hanya bisa dilakukan pada jangka waktu tertentu. Bisa satu bulan, tiga bulan, enam bulan, bahkan satu tahun.

Tingkat pengembalian deposito lebih tinggi ketimbang tabungan biasa. Selain itu, produk ini juga dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sehingga lebih aman.

Terkait suku bunga, masing-masing bank menawarkan suku bunga yang berbeda untuk setiap jangka waktu. Meski begitu, suku bunga tersebut biasanya masih di bawah tingkat acuan Bank Indonesia (BI).

Baca juga: Penting, Inilah Manfaat Pasar Modal bagi Emiten dalam Investasi!

Untuk berinvestasi di deposito, masyarakat harus merogoh kocek yang cukup besar di awal investasi. Pasalnya, lembaga perbankan punya batas minimum yang sudah ditentukan. Biasanya di atas Rp 8 juta, bahkan ada yang sampai ratusan juta rupiah untuk tingkat pengembalian yang lebih besar.

Nasabah dapat menaruh depositonya dalam bentuk rupiah, mata uang asing, atau syariah. Khusus untuk valuta asing, mata uang yang ditawarkan biasanya adalah dolar Amerika Serikat, dolar Singapura, dolar Australia, Euro, Poundsterling, dan Yuan.

Oh ya, karena berkaitan dengan nilai tukar rupiah terhadap mata uang lain, maka ada risiko yang harus ditanggung jika menempatkan uang di deposito valuta asing.

Keuntungan deposito adalah, bisa dijadikan agunan, memperoleh bunga lebih tinggi dari bentuk simpanan lain, nasabah bisa mengatur keuangan lebih terencana sesuai jangka waktu, dan dijamin oleh LPS.

Adapun kelemahannya meliputi, keuntungan relatif rendah, bunga lemah terhadap inflasi, nasabah tidak terlibat langsung mengelola dana, dan pajak cukup tinggi mencapai 20 persen.

Baca juga: Ketahui, ini Cara Menghitung Internal Rate of Return dalam Berinvestasi!

PENJELASAN RINCI TENTANG REKSA DANA

Reksa dana merupakan wadah untuk menghimpun dana masyarakat yang dikelola oleh badan hukum bernama Manajer Investasi (MI). Dalam hal ini, MI akan menginvestasikan dana tersebut ke sejumlah instrumen, seperti saham, obligasi, atau pasar uang.

Cara kerja reksa dana cukup sederhana. Investor menitipkan uangnya kepada MI, lalu MI akan mengelola dana tersebut untuk mendatangkan keuntungan.

Selain itu, MI juga bertugas untuk memantau portofolio yang diinvestasikan dan harus melaporkannya kepada investor secara rutin.

Reksa dana terbagi dalam beberapa jenis, yakni reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, dan reksa dana campuran (gabungan antara saham dan obligasi).

Keuntungan dari reksa dana antara lain, dana investasi dikelola oleh MI berpengalaman secara transparan, modal investasi cukup terjangkau (mulai dari Rp 100 ribu), dan likuiditas terjaga sebab investor dapat mencairkan dananya setiap hari bursa.

Adapun kelemahannya, berkurangnya nilai unit karena mengalami fluktuasi, risiko likuiditas jika sebagian besar investor melakukan penjualan kembali, Nilai Aktiva Bersih (NAB) akan menurun jika MI tidak pandai dalam mengelola portofolionya, serta hilangnya dana jika MI wanprestasi.

Baca juga: Selain Instrumen Investasi, ini Manfaat Emas bagi Manusia yang Jarang Diketahui!

Ya, itulah ulasan lengkap mengenai deposito vs reksa dana. Dari penjelasan di atas, manakah yang paling menguntungkan? Jawabannya kami kembalikan pada diri kamu masing-masing!

Leave a Reply