Blog

Investor Saham Wajib Paham, ini Cara Average Down Saham!

danain-Cara average down saham-gambar charts saham

Cara average down saham

Istilah average down saham tentu sudah tidak asing lagi di telinga para investor saham, terutama yang kawakan. Lantas, bagaimana cara average down saham?

Bagi kamu yang berkecimpung di dunia investasi saham, ada satu strategi yang perlu dipahami untuk memperoleh keuntungan. Namanya average down saham.

Penasaran seperti apa strategi tersebut? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

PENGERTIAN AVERAGE DOWN SAHAM

Average down saham merupakan salah satu strategi investasi dengan membeli saham ketika harganya turun. Cara ini dilakukan agar harga pembelian saham menjadi lebih murah.

Pada prinsipnya, strategi average down saham bertujuan untuk mendapatkan keuntungan yang optimal dengan rata-rata biaya minimal. Utamanya, cara ini dilakukan untuk menghindari atau memperkecil kerugian dalam pembelian saham atau karena investor kerap membeli saham dengan cara mencicil di berbagai level harga.

Baca juga: Investor Pemula Wajib Tahu, ini Ciri-ciri Saham Gorengan!

 

Namun demikian, strategi average down saham hanya bisa dilakukan pada instrumen yang harganya diprediksi dapat kembali naik, sehingga penerapannya harus melalui persiapan yang matang.

CARA AVERAGE DOWN SAHAM

Kamu mungkin bertanya-tanya, bagaimana cara average down saham?

Untuk diketahui, strategi average down saham dilakukan dengan memantau apakah valuasi saham sudah lebih murah atau belum. Saat harganya turun dengan valuasi murah, barulah investor akan membeli lagi saham tersebut.

Singkat kata, investor hanya akan membeli saham jika harganya terus turun. Harapannya, harga saham akan kembali naik melampaui modal yang sudah digelontorkan.

Berikut kami berikan contoh kasusnya:

Misal, harga pembelian saham ada di angka Rp 10 ribu. Kemudian, harga saham itu turun menjadi Rp 8 ribu. Nah, saat saham tersebut kembali dibeli, harganya akan berada di bawah modal awal dengan average atau rata-rata Rp 9 ribu. Dengan begitu, investor akan memperoleh keuntungan yang lebih banyak begitu harga saham naik. Tentu saja, karena harga belinya lebih murah.

HAL PENTING UNTUK JALANKAN STRATEGI AVERAGE DOWN SAHAM

Untuk menjalankan strategi average down saham, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para investor, antara lain:

  1. Ketahui pergerakan saham yang dibeli, terutama dari sisi fundamental perusahaan dan valuasinya.
  2. Perhatikan likuiditas saham.
  3. Pahami situasi pasar untuk mengetahui waktu yang tepat untuk menerapkan average down.
  4. Mengacu pada pencegahan emosional dalam investasi.

Baca juga: Apa itu Right Issue Saham? Simak Penjelasan Lengkapnya di Bawah ini!

  1. Sebaiknya tidak dilakukan oleh investor pemula, sebab akan cukup sulit untuk membedakan mana saham yang mengalami penurunan jangka pendek dan saham yang mengalami pembalikkan tren secara berkelanjutan.
  2. Cocok dilakukan oleh investor yang telah paham Pasar Modal.
  3. Cocok diaplikasikan pada investasi jangka panjang.

UNTUNG-RUGI MENJALANKAN AVERAGE DOWN

Seperti strategi investasi pada umumnya, average down saham punya keuntungan dan kerugiannya tersendiri.

Dari segi keuntungan, strategi ini tidak mengharuskan kamu menghitung seluruh keuntungan investasi pada masing-masing harga. Sebaliknya, kamu cukup membandingkan harga rata-rata saat pembelian saham dengan harga beli saat ini. Selain itu, average down saham juga memungkinkan investor untuk menambah investasi yang dimiliki secara leluasa.

Baca juga: Apa itu IPO Saham? Berikut Penjelasan dan Tujuannya!

Adapun kerugiannya, strategi average down saham bisa membuat uang yang diinvestasikan tertahan lama, sehingga butuh kesabaran untuk menunggu harga saham kembali naik. Ini tetap berlaku meski fundamental perusahaan terbilang bagus. Kemudian, investor juga berpotensi mengalami kerugian besar jika harga saham terus turun dan sulit untuk naik.

Bagaimana, sudah paham kan cara average down saham? Semoga bermanfaat, ya!

Leave a Reply