Blog

Nggak Banyak yang Tahu, Ini Arti Cap Limit dalam Pinjaman!

danain-Arti cap limit dalam pinjaman-gambar surat pengajuan pinjaman uang

Arti cap limit dalam pinjaman

Istilah cap limit seringkali kita temui dalam perjanjian pengajuan pinjaman. Sebenarnya, apa arti cap limit dalam pinjaman tersebut?

Dalam literasi keuangan, kamu mungkin akan menemukan berbagai macam istilah yang kurang familiar di telinga. Salah satunya adalah istilah cap limit yang cukup sering ada atau tercantum dalam perjanjian saat mengajukan pinjaman.

Sayangnya, meski banyak orang yang tak paham dengan istilah tersebut, mereka seringkali enggan menanyakannya. Alhasil, di masa mendatang ketika istilah cap limit diaplikasikan, mereka bingung atau bahkan kaget lantaran tak tahu menahu dengan definisi sebelumnya.

Lantas, apa sebenarnya arti cap limit dalam pinjaman itu? Pada artikel berikut, kami akan memberikan pembahasan lengkapnya agar kamu lebih paham.

Arti Cap Limit dalam Pinjaman

Dalam dunia pinjaman atau kredit, suku bunga menjadi hal yang cukup wajar atau familiar ditemui. Jenis-jenis suku bunga yang diberlakukan pun berbeda-beda, mulai dari floating, fixed, hingga cap.

Baca juga: Jangan Asal Pinjam, ini Tips Mengajukan Pinjaman Modal Usaha Secara Online yang Perlu Diketahui!

Masing-masing jenis bunga tersebut memiliki definisi yang berbeda. Sebagai contoh, bunga floating adalah salah satu jenis bunga yang paling banyak diberlakukan oleh bank atau lembaga pinjaman lain. Di mana pada jenis bunga floating tersebut, suku bunga pinjaman yang berlaku bisa mengalami perubahan naik atau turun.

Misalnya, saat ini kamu mengajukan pinjaman dikenai bunga 3% dari total pinjaman. Bisa jadi bulan depan, bunga tersebut mengalami perubahan menjadi 2% atau bahkan naik menjadi 4%, tergantung dari kebijakan dan perkembangan BI Rate.

Sedangkan suku bunga fixed adalah mekanisme yang memberlakukan nilai bunga yang sama dari waktu ke waktu. Artinya tidak ada perubahan dari jumlah bunga yang harus kamu bayarkan lewat cicilan.

Nah, untuk suku bunga cap (biasa disebut capped) adalah istilah yang merujuk pada suku bunga pinjaman yang bisa mengalami kenaikan atau penurunan, namun tidak akan melebihi batas yang sudah ditentukan.

Sebagai contoh, ketika kamu mengajukan pinjaman dengan bunga cap 5% selama 2 tahun. Maka artinya selama jangka waktu tersebut, bunga pinjamanmu bisa mengalami kenaikan atau penurunan, namun tidak akan lebih dari batas yang telah ditentukan, yakni 5%.

Baca juga: Pinjaman Online Ilegal Tidak Usah Dibayar, Benarkah Tidak Masalah?

Dari sini dapat disimpulkan bahwa arti cap limit dalam pinjaman adalah batasan suku bunga maksimal yang harus dibayarkan oleh peminjam.

Kelebihan dan Kekurangan Suku Bunga Cap

Dalam implementasinya, suku bunga cap memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Maka dari itu, jika kamu menemukan pinjaman dengan cap limit, penting untuk memperhatikan ketentuan yang berlaku.

Kelebihan dari suku bunga cap adalah besaran bunga yang ditawarkan biasanya lebih rendah dari bunga bank pada umumnya. Sedangkan kekurangannya terletak pada tenor atau jangka waktu yang lebih singkat, mulai dari 1 sampai dengan 5 tahun.

Dengan tenor yang singkat tersebut, maka jumlah tagihan atau cicilan per bulan yang harus kamu bayar tentu akan bernominal besar. Sisi positifnya, kamu bisa melunasi utang atau pinjaman dengan lebih cepat, sehingga tidak akan ada banyak beban dalam jangka panjang.

Untuk itu, jika kamu ingin mengajukan pinjaman, pastikan bahwa kamu mengetahui suku bunga apa yang diberlakukan dalam mekanisme pinjaman tersebut. Apakah fixed, floating atau cap limit?

Baca juga: Ini Dia, Ciri-ciri Pinjaman Online Terpercaya yang Perlu Kamu Tahu!

Mengetahui jenis suku bunga yang berlaku dalam pinjaman yang akan kamu ajukan dapat dijadikan pertimbangan apakah sebaiknya kamu melanjutkan proses pencairan atau berpikir ulang. Jangan sampai ketidakpahaman istilah dalam dunia pinjaman malah membuatmu terjerumus ke gali lubang tutup lubang.

Itulah arti cap limit dalam pinjaman yang perlu kamu pahami. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply