Blog

Apa yang Dimaksud dengan Obligasi? Berikut Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangannya!

danain-Apa yang dimaksud dengan obligasi?-gambar orang sedang bekerja

Apa yang dimaksud dengan obligasi?)

Obligasi jadi salah satu instrumen investasi yang minim risiko, namun memberikan return lebih tinggi dibandingkan deposito. Lantas, apa yang dimaksud dengan obligasi?

Buat kamu para investor yang sudah terjun dalam dunia investasi sejak lama, pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya obligasi. Namun, bagi investor pemula atau yang baru mendengar istilah obligasi, mungkin masih agak bingung mengenai mekanisme instrumen investasi yang satu ini.

Nah, pada artikel berikut, kami akan memberikan informasi mengenai apa yang dimaksud dengan obligasi, lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya. Yuk, simak sampai tuntas!

Apa yang Dimaksud dengan Obligasi?

Istilah obligasi merujuk pada sebuah aset atau instrumen investasi yang berwujud dalam bentuk surat utang. Nantinya, surat utang ini dapat diperjual belikan, dan investor atau pemodal yang membeli surat utang tersebut akan mendapatkan keuntungan berupa bunga yang ditawarkan sesuai kesepakatan awal.

Dalam hal ini, bunga obligasi juga sering disebut dengan kupon.

Baca juga: Penting, Inilah Manfaat Pasar Modal bagi Emiten dalam Investasi!

Nah, untuk pembayaran kupon atau bunga obligasi ini, biasanya akan disesuaikan dengan masing-masing lembaga atau badan penerbit surat utang tersebut. Kemudian, besaran bunganya juga akan ditentukan dan disepakati sejak awal oleh kedua belah pihak.

Pihak penerbit surat utang atau obligasi dapat berupa perusahaan maupun pemerintah. Nantinya, mereka punya kewajiban untuk melakukan pembayaran atau melunasi utangnya dalam jangka waktu yang sudah ditentukan.

Keuntungan Investasi Obligasi

Pada dasarnya, risiko yang ditawarkan oleh obligasi cenderung rendah jika dibandingkan dengan saham. Sehingga, sangat cocok bagi investor pemula yang ingin belajar berinvestasi.

Bunga yang ditawarkan obligasi juga lebih tinggi daripada bunga tahunan deposito bank. Sehingga, cocok juga buat kamu yang ingin memaksimalkan cuan dari aktivitas investasi.

Selain itu, jika dibandingkan instrumen investasi lain, seperti saham atau emas, yang pergerakan harganya fluktuatif sehingga dapat memberikan keuntungan yang berbeda dari waktu ke waktu, obligasi justru memberikan informasi atau gambaran umum mengenai besarnya profit yang bisa kamu dapatkan sejak awal.

Baca juga: Ketahui, ini Cara Menghitung Internal Rate of Return dalam Berinvestasi!

Pilihan produk obligasi cukup beragam. Mulai dari perusahaan swasta hingga badan, atau lembaga pemerintahan yang membutuhkan dana besar. Tentunya, jika pemerintah yang menjual surat utang (obligasi) ini, maka sudah tak perlu diragukan lagi kredibilitas pembayarannya.

Kekurangan Investasi Obligasi

Meski kami sudah menjelaskan bahwa obligasi jadi salah satu pilihan investasi dengan risiko rendah, namun jika kamu membeli surat utang dari perusahaan swasta, maka kamu tetap harus memperhatikan kredibilitas serta cash flow dari perusahaan tersebut.

Hal ini agar asetmu mudah likuid atau mudah dijual ke pasar sekunder. Jangan sampai ketika kamu butuh uang, obligasi yang kamu miliki tidak diminati mayoritas investor.

Nah, jika kamu membeli surat utang dari perusahaan swasta, maka kamu juga harus siap dengan risiko gagal bayar atau misalnya ketika perusahaan tersebut dinyatakan bangkrut.

Maka dari itu, untuk memilih produk obligasi yang tepat, harus disesuaikan dengan profil risiko investor maupun tujuan keuangan jangka pendek atau jangka panjangnya.

Di Indonesia, obligasi jadi salah satu instrumen investasi yang cukup diminati berbagai kalangan. Beberapa contoh obligasi yang ada di Indonesia atau pernah diterbitkan pemerintah, di antaranya: Surat Utang Negara (SUN), Obligasi Rekap (OR), Obligasi Ritel Indonesia (ORI), dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Baca juga: Selain Instrumen Investasi, ini Manfaat Emas bagi Manusia yang Jarang Diketahui!

Itulah ulasan mengenai apa yang dimaksud dengan obligasi serta kelebihan dan kekurangannya. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa membantu kamu dalam mengenali obligasi.

Leave a Reply