Blog

Sempat Ramai Diperbincangkan, Apa itu Afiliator Trading?

danain-apa itu afiliator trading?-gambar orang menelpon

Apa itu afiliator trading?

Beberapa waktu lalu, istilah afiliator trading sempat ramai diperbincangkan di jagat maya. Sayangnya, kehebohan tersebut disebabkan oleh hal negatif, di mana ada sejumlah orang yang ditangkap pihak berwajib lantaran melakukan penipuan berkedok trading. Yang jadi pertanyaan, apa itu afiliator trading?

Nama Indra Kenz dan Doni Salmanan sempat menghebohkan pemberitaan nasional beberapa waktu lalu. Kedua nama itu terseret kasus penipuan berkedok trading yang berujung pada penahanan oleh pihak kepolisian.

Seiring mencuatnya kasus tersebut, ada fakta menarik yang mengemuka. Salah satunya, muncul istilah afiliator trading yang selama ini jarang digunakan oleh masyarakat umum.

Lantas, apa itu afiliator trading? Berikut ulasan lengkapnya, seperti dikutip dari berbagai sumber!

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), afiliasi merupakan bentuk kerjasama antar dua lembaga atau pertalian sebagai anggota maupun cabang. Tujuannya, agar kedua belah pihak sama-sama mendapatkan keuntungan.

Baca juga: Beda dengan Online Trading, Ini Dia Jenis-jenis Investasi Online yang Populer di Indonesia!

Adapun afiliator adalah sebutan bagi orang atau lembaga yang mempromosikan suatu produk kepada pihak lain. Seorang afiliator biasanya memiliki kekuatan untuk memengaruhi orang lain agar ikut menggunakan produk yang dipromosikannya.

Afiliator bisa disebut sebagai bagian dari strategi marketing. Pada umumnya, seorang afiliator akan melakukan promosi dengan cara mempertontonkan keuntungan yang diperoleh untuk menarik minat konsumen.

Sementara itu, trading merupakan aktivitas jual-beli instrumen investasi yang dilakukan dalam jangka waktu relatif singkat. Instrumen yang diperdagangkan biasanya meliputi saham, forex, atau komoditas lainnya.

Analis Komoditas Ariston Tjendra mengatakan, afiliator merupakan cara mengembangkan bisnis dengan memanfaatkan sosialisasi secara terarah yang dilakukan oleh individu. Mereka semacam di-endorse dengan selalu memperlihatkan keuntungan dari trading agar masyarakat tergiur dan tertarik mengikutinya.

Baca juga: Apa itu Leverage dalam Forex dan Apa Saja Keuntungannya?

“Afiliator itu seperti marketer atau sales yang tidak terikat yang mendapatkan penghasilan dengan memperkenalkan dan mengajak orang untuk membuka akun atau bertransaksi,” ujarnya seperti dilansir laman Detik.com.

Ariston menambahkan, keuntungan yang diperoleh afiliator biasanya berasal dari komisi per transaksi, bukan dari kerugian nasabah. Sayangnya, ia tak mengetahui berapa besarannya.

FENOMENA AFILIATOR BINARY OPTION

Dua nama yang kami sebutkan di awal, Indra Kenz dan Doni Salmanan, disebut-sebut merupakan afiliator dari sebuah instrumen trading yang bernama Binary Option. Keduanya bertugas mempromosikan instrumen tersebut di dunia maya, khususnya media sosial.

Cara kerja Binary Option mirip dengan judi, makanya dinyatakan ilegal. Dalam hal ini, pengguna diharuskan untuk memprediksi atau menebak harga suatu aset, apakah akan bergerak naik atau turun dalam jangka waktu tertentu. Aset yang dimaksud bisa berupa mata uang, saham, kripto, hingga komoditas lainnya.

Binary Option bergantung pada hasil dari pilihan “Ya atau Tidak.” Instrumen tersebut juga dijalankan secara otomatis, di mana keuntungan atau kerugian yang didapat akan langsung dikreditkan atau didebit ke akun pengguna saat opsi yang dipilih telah kedaluwarsa.

Kami beri contoh, misal: Pengguna Binary Option diminta untuk menebak harga saham perusahaan A, apakah akan berada di atas atau di bawah 20 dolar pada tanggal 20 Agustus 2022. Pengguna bisa memilih Ya untuk jawaban lebih tinggi dan Tidak untuk jawaban lebih rendah.

Dalam konteks ini, pengguna misalnya yakin bahwa harga saham perusahaan A akan berada di atas 20 dolar, lalu ia berani mempertaruhkan 100 dolar pada perdagangan. Nah, jika ternyata jawabannya benar, maka pengguna akan menerima pembayaran sesuai dengan syarat yang disepakati.

Misal, pembayarannya 70 persen, maka broker Binary akan mengkredit akun pengguna sebesar 70 dolar. Sebaliknya, jika jawabannya salah, maka pengguna akan kehilangan 100 dolar dalam perdagangan tersebut.

Baca juga: Ketahui, ini Cara Menghitung Internal Rate of Return dalam Berinvestasi!

Mirip dengan judi, bukan? Oleh sebab itu, jika kamu ingin berinvestasi atau terjun di dunia trading, sebaiknya cari tahu dulu tentang kredibilitas dari instrumen yang akan dipilih. Jangan sampai jadi korban investasi bodong yang bisa merugikan dan menyengsarakan!

Ya, itulah penjelasan singkat mengenai apa itu afiliator trading dan fenomena Binary Option yang sempat menggemparkan masyarakat Indonesia. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply