Apakah Anda seorang guru yang ingin mendapatkan tambahan penghasilan dengan cara mudah dan aman? Jika ya, langkah berikut bisa membantu Anda dalam merealisasikan keinginan tersebut.

Memperoleh tambahan penghasilan tiap bulan adalah keinginan setiap manusia. Tak terkecuali bagi orang yang berprofesi sebagai guru, baik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau guru di sekolah swasta. Makin tingginya biaya hidup ditambah kebutuhan yang makin banyak saat ini memaksa guru untuk cerdas dalam mengatur keuangan.

Seorang guru biasanya menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mengajar di sekolah. Karena aktivitasnya yang padat itu, akan sangat sulit bagi guru jika ingin melakukan pekerjaan lain guna menambah penghasilannya.

Lantas, apa yang harus dilakukan seorang guru untuk bisa menambah pundi-pundi uangnya?

Jawaban paling masuk akal adalah dengan berinvestasi. Jenis investasi yang paling tidak menyita waktu adalah P2P Lending. Anda bisa berinvestasi kapan pun dan di mana pun hanya menggunakan gadget yang dimiliki.

Investasi di P2P Lending pada dasarnya lebih menguntungkan dibanding berinvestasi di reksa dana atau deposito. Jika deposito menawarkan bunga 4-5% per tahun dan bunga reksa dana bisa mencapai 20%, P2P Lending bisa memberikan keuntungan yang lebih dari itu. Danain, misalnya. Platform P2P Lending ini bisa memberikan imbal hasil hingga 120% per tahun, minimal 8% per tahun.

Kok nominalnya bisa sebesar itu?

Danain memberikan bunga kepada pendana sebesar 0,33% per tiap 15 hari pengembalian pinjaman. Jika peminjam melunasi pinjamannya hanya dalam waktu satu hari, dan kondisi itu terjadi secara konstan selama satu tahun, itu berarti ekuivalensinya bisa mencapai 120%. Bila pelunasan terjadi di hari kedua, ketiga, atau seterusnya, jumlah bunga akan menyesuaikan.

Sebagai orang yang kritis, Anda mungkin bertanya-tanya, apa mungkin ada orang yang melunasi pinjaman dalam jangka waktu secepat itu?

Perlu diketahui, Danain mengharuskan pihak peminjam menyerahkan agunan berupa perhiasan emas atau logam mulia kepada PT Mas Agung Sejahtera (PT MAS) selaku mitra. Seperti di pergadaian pada umumnya, jangka waktu penitipan barang agunan maksimal empat bulan.

Dalam banyak kasus, karena pinjaman yang diajukan umumnya bersifat mendadak (untuk keperluan sekolah, biaya perbaikan kendaraan, atau biaya rumah sakit), jarang sekali ditemukan peminjam yang melunasi pinjamannya sampai tenor maksimal.

Biasanya, agunan tersebut akan ditebus kembali hanya dalam hitungan minggu bahkan hari.  Maklum, bagi sebagian besar orang, emas adalah aset yang sangat berharga. Mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan penebusan secepatnya.

Baca juga: Jurus Ampuh untuk Persiapkan Dana Pendidikan Anak di Masa Depan

Danain juga menyediakan fitur autobid yang bisa membantu Anda melakukan diversifikasi dan reinvest secara otomatis ke berbagai pinjaman yang tersedia ketika imbal hasil masuk ke dalam akun. Dengan cara tersebut, ditambah adanya compounding effect, dana yang Anda miliki akan terus berkembang dan keuntungan yang didapat akan makin besar.

Ada satu hal penting yang perlu diingat sebelum memutuskan berinvestasi di P2P Lending. Jangan pernah pakai uang tabungan untuk melakukan investasi. Cobalah untuk miliki dana cadangan terlebih dulu yang besarnya minimal tiga kali dari jumlah pengeluaran tiap bulan.

Kenapa harus demikian? Sifat tabungan dan investasi pada dasarnya sangat berbeda. Jika tabungan dapat diambil kapan pun untuk keperluan darurat, investasi tidak bisa begitu. Dana di investasi baru bisa diambil sesuai jatuh tempo yang telah ditentukan.

Siap cari uang tambahan di Danain?