Kegagalan merupakan sesuatu yang sangat tidak menyenangkan dan siapapun tentu tak ada yang mau mengalaminya. Meski demikian, dalam hidup, kegagalan sejatinya tak akan pernah hilang dan akan selalu menghantui umat manusia.

Kegagalan yang dialami seseorang bisa bermacam-macam. Ada yang gagal dalam bisnis, pekerjaan, pendidikan, atau gagal dalam masalah percintaan. Apapun itu, yang jelas kegagalan kerap dianggap sesuatu yang menyakitkan dan bisa berdampak buruk bagi kesehatan fisik sekaligus mental.

Kegagalan juga sering dianggap sebagai ‘tembok’ penghambat kesuksesan atau batu sandungan yang harus dihindari. Bahkan, ada pula yang menganggap jika kegagalan sama sekali tidak memiliki sisi positif.

Pertanyaannya, benarkah demikian?

Bagi orang yang kuat secara mental, kegagalan sering dijadikan sebuah kesempatan untuk ‘menajamkan’ kembali kemampuan yang dimiliki. Selain itu, ada juga orang menganggap kegagalan sebagai sebuah pelajaran yang sangat berharga.

Nah, jika saat ini Anda tengah mengalami kegagalan, cobalah untuk segara bangkit dari kegagalan tersebut. Meski tak semudah membalikkan telapak tangan, tapi yang jelas kegagalan bisa berubah jadi kesuksesan jika Anda tahu cara mengatasinya.

Berikut 8 jurus jitu untuk bangkit dari kegagalan:

Terima kegagalan dan introspeksi diri

Saat gagal, cobalah untuk terima kegagalan tersebut dengan lapang dada sekaligus ambil waktu untuk introspeksi diri. Jangan pernah mengusahakan hal yang sebenarnya telah gagal, sebab hal itu hanya akan membuang-buang waktu dan tenaga saja.

Ingat, menerima kegagalan bukan berarti Anda menyerah. Ketika Anda bisa mengakui kegagalan yang dialami, itu artinya Anda bisa dengan mudah menerima bahwa kegagalan adalah bagian dari proses mencapai keberhasilan. Jika sudah begitu, Anda pun akan berusaha mencari cara lain untuk bisa berubah ke arah yang lebih baik.

Tanggung jawab atas kegagalan

Setelah menerima kegagalan, tanggung jawablah dengan kegagalan yang dialami. Terimalah fakta bahwa Anda gagal karena diri sendiri, bukan karena orang lain. Langkah ini penting agar Anda bisa segera bangkit dan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan. Dengan begitu, leadership dan ketahanan Anda dalam menghadapi tantangan pun akan ikut terlatih. Hal seperti ini jelas tak dapat dirasakan jika Anda hanya terus menerus menyalahkan orang lain ketika mengalami kegagalan.

Curahkan kesedihan

Cobalah ambil waktu untuk meratapi kegagalan yang dialami. Jika ingin menangis, menangislah. Jika ingin marah, marahlah. Namun, tetap harus kontrol emosi diri. Mencurahkan kesedihan dan kekesalan adakalanya bisa membuat tubuh dan pikiran jadi lebih tenang. Sebaliknya, memendam perasaan hanya akan membuat kondisi fisik dan mental jadi lebih buruk. Usahakan untuk tak berlama-lama larut dalam kesedihan ini. Usai mencurahkan emosi, segeralah bangkit dan lanjutkan kehidupan.

Baca juga: Akrab dengan Kegagalan, Ini Kisah Hidup Jack Ma yang Sangat Inspiratif!

Buat daftar penyebab kegagalan dan tingkatkan kepekaan

Kegagalan tentu ada penyebabnya. Buatlah daftar pemicu atau faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan tersebut. Dengan mengidentifikasi penyebab kegagalan, Anda bisa memperbaiki sekaligus menghindari kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan di kemudian hari.

Kegagalan yang dialami juga akan membuat Anda lebih peka terhadap potensi kegagalan di masa depan. Dengan mengalami kegagalan di hari ini, Anda bisa dengan mudah menghindari kegagalan tersebut di lain kesempatan.

Berpikir positif

Berpikir negatif akan berdampak buruk bagi diri sendiri, terutama usai mengalami kegagalan. Karena itu, jangan biarkan pikiran Anda diisi dengan hal-hal yang sifatnya negatif. Tetaplah berpikir positif dan segera bangkit dari keterpurukan.

Minta dukungan orang terdekat

Seseorang butuh motivasi dari orang lain ketika mengalami kegagalan. Jadi, tak ada salahnya untuk menceritakan kegagalan yang Anda alami pada orang terdekat, baik itu sahabat, orang tua, atau pasangan. Dukungan yang diberikan oleh orang lain sangat ampuh untuk membangkitkan semangat meraih sukses.

Buat rencana baru

Lihatlah kegagalan sebagai bagian dari perjalanan menuju sukses. Usai mengalami kegagalan, buatlah rencana baru yang lebih baik untuk ke depannya. Gunakan ilmu yang didapat dari kegagalan yang telah dialami. Ketika nanti Anda telah sukses, Anda mungkin akan tersenyum saat mengingat-ingat kembali masa-masa kegagalan. Saat itulah Anda patut bersyukur, sebab berkat mereka (kegagalan) Anda bisa meraih keberhasilan.

Lanjutkan perjuangan

Pahamilah, kegagalan yang sebenarnya adalah saat kamu tidak melakukan apa-apa. Jadi, saat kamu gagal, berusahalah untuk lanjutkan perjuangan dan jadikan kegagalan itu sebagai motivasi meraih sukses. Hindarilah menjadikan kegagalan sebagai ajang untuk berdiam diri dan malas untuk melangkah ke depan. Teruslah optimis.

Itulah beberapa langkah cerdas untuk bangkit dari kegagalan. Ingat, kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Habiskan jatah gagal Anda sampai kesuksesan bisa Anda raih.

Oh ya, seperti yang sudah disampaikan di awal tadi, kegagalan punya bentuk bermacam-macam. Jika kebetulan saat ini Anda tengah gagal dalam berinvestasi, artikel satu ini mungkin bisa jadi solusi. Baca: Kapok Berinvestasi karena Peminjam Gagal Bayar? Jangan Lagi, Ini yang Harus Anda Lakukan!