Apakah Anda salah satu orang yang mengenal atau bahkan pemain Reksa Dana atau Deposito? Jika ya, Anda pasti sudah tahu apa saja keuntungan dan kelemahan kedua produk investasi tersebut melalui riset yang dilakukan.

Berikut sedikit ulasan tentang Reksa Dana dan Deposito.

Reksa Dana

Ada beberapa manfaat yang bisa didapat dari Reksa Dana. Di antaranya adalah mudah, keuntungan yang tinggi (bisa mencapai 20%), diversifikasi risiko karena uang disebar ke berbagai instrumen, dikelola manajer investasi profesional, jumlah minimum investasi rendah, hingga pengambilan dana yang fleksibel.

Sementara kelemahannya meliputi, adanya biaya investasi yang berimbas pada return yang diterima, imbal hasil yang fluktuatif, kehilangan kontrol dalam keputusan investasi, serta wanprestasi manajer investasi.

Deposito

Deposito punya sejumlah keuntungan yang menjanjikan, seperti bunga yang lebih tinggi dari tabungan biasa, aman karena dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), risiko yang rendah, serta mudah diakses. Sedangkan kelemahannya adalah imbal hasil yang rendah, lemah terhadap inflasi, serta nilai investasi yang tidak akan bertambah, sebab nasabah tidak terlibat langsung dalam pengelolaan dana.

Nah, bagi Anda yang saat ini ingin mulai berinvestasi atau ingin keluar dari zona nyaman investasi Reksa Dana dan Deposito, tak ada salahnya untuk mencoba P2P Lending yang perkembangannya makin hari makin pesat.

Apa saja keuntungan yang ditawarkan P2P Lending?

Bagi pendana, ada beberapa keuntungan yang bisa diperoleh. Anda bisa mendapatkan imbal hasil yang tinggi, bisa memilih dengan bebas siapa yang akan didanai, bisa menyebarkan dananya ke berbagai pinjaman, tenor pendek maksimal empat bulan, pokok dan bunga tetap dikembalikan oleh mitra jika terjadi gagal bayar, dan yang terpenting, proses pemberian pinjaman dilakukan dengan cepat, mudah, dan aman.

Baca juga: Kapok Berinvestasi karena Peminjam Gagal Bayar? Jangan Lagi, Ini yang Harus Anda Lakukan!

Sedangkan bagi peminjam, Anda bisa mendapatkan pinjaman dengan proses yang cepat dan mudah (tidak seformal di bank), di mana pinjaman yang ditujukan tentu saja bisa digunakan untuk keperluan atau alasan apapun. Poin pentingnya, suku bunga pinjaman lebih rendah dari yang ditetapkan bank.

Bagaimana, siap jadi bagian dari P2P Lending?