Blog

Mengenal Shiba Inu yang Sedang Naik Akhir-akhir Ini

Danaian-mengenal_shiba_inu-gambar orang buka criptocurrency

Mata uang kripto Shiba Inu

Apa itu Shiba Inu, yang akhir-akhir ini mengalami kenaikan harga?

Mata uang kripto memiliki jenis yang beragam, salah satunya adalah Shiba Inu (SHIB), yang menjadi saingan Bitcoin dan Dogecoin. SHIB coin mulai mengalami kenaikan harga, setelah Elon Musk mengunggah foto anjing Shiba Inu pada akun Twitternya.

Sekilas Mengenai SHIB

Baru-baru ini, terjadi euforia altcoin, tetapi SHIB coin yang mencetak rekor level tertinggi. Menurut CoinGecko, mata uang kripto ini naik hingga 45% pada Rabu (27/10), menuju level USD 0,00006220.

Pembuat SHIB coin memiliki nama samaran Ryoshi, dan mata uang kripto ini dibuat pada Agustus 2020. Karena SHIB berjalan di atas jaringan blockchain Ethereum, maka SHIB termasuk token ERC-20.

White paper atau buku putih mengungkapkan bahwa alasan Ryoshi meluncurkan SHIB pada Ethereum, karena dianggap “sudah aman dan mapan”. Namun, pada awal kemunculannya, SHIB nyaris tak bernilai, karena masih tergolong altcoin baru.

Baca juga: Cara Mengatur Uang Gaji 2 Juta agar Cukup dalam Sebulan

Terkait ketersediaan, SHIB coin termasuk yang melimpah karena pasokannya mencapai 1 kuadriliun atau 1000 triliun. Hal ini bisa dibandingkan dengan kripto populer, yaitu Bitcoin yang ketersediaannya hanya sekitar 21 juta koin.

Sementara ketersediaan Dogecoin tidak terbatas, sebab koin ini bisa diterbitkan setiap menit untuk setiap harinya. Ryoshi selaku pembuat SHIB mengklaim bahwa dirinya tidak memegang koin ini.

Berdasarkan laporan, hampir setengah dari pasokan koin ini terkunci di kumpulan likuiditas pada bursa terdesentralisasi (decentralized exchange/DEX) Uniswap. Sementara sisanya dikirim ke Vitalik Buterin selaku salah satu pendiri Ethereum.

Informasi terkini berdasarkan CoinGecko, total pasokan 1 kuadraliun dari SHIB, sekitar 549 triliun koin SHIB yang beredar di dunia.

Pernyataan CEO Indodax mengenai Kenaikan SHIB

Oscar Darmawan selaku CEO Indodax mengemukakan penjelasannya mengenai kenaikan SHIB, yang baru-baru ini naik drastis sepekan terakhir. Menurut dia, naik turunnya sebuah aset kripto disebabkan hukum permintaan dan penawaran. Jika permintaan banyak, maka harganya juga naik.

Namun, Oscar menyatakan bahwa SHIB akhir-akhir ini memang menerima sentimen berita positif, yang mungkin saja menjadi faktor pendukung kenaikan permintaannya. Seperti yang diketahui, kenaikan SHIB diawali dari unggahan Elon Musk yang merupakan CEO Tesla.

Baca juga: Simak Baik-baik, Ini Cara Melaporkan Penipuan Online Agar Uang Kembali!

Hal lain yang menyebabkan naiknya Shiba Inu adalah trader besar atau whale yang sedang memborong mata uang kripto ini. Berdasarkan data tanggal 29 Oktober 2021, SHIB menduduki posisi US$ 0,00007111, namun angka ini sudah naik sampai 160% untuk sepekan terakhir.

Sebanyak 41 Persen Koin SHIB Tidak Lagi Beredar di Pasar

Berdasarkan data Etherscan, 10% koin SHIB dibeli oleh Crypto.com dan Binance. Menurut situs Uniswap, platform sudah mengunci 50% koin SHIB, sementara sisanya diserahkan ke Vitalik Buterin.

Namun, Buterin menghapus mayoritas SHIB koin miliknya, kemudian disumbangkan sebanyak 50 triliun token SHIB. Nilai ini sekitar 1,2 miliar dolar AS untuk India Covid-19 Relief Fund.

Bagaimana Cryptocurrency di Indonesia?

Transaksi cryptocurrency seperti Shiba Inu dan lainnya, memang menuai pro dan kontra di Indonesia, bahkan tokoh dunia. Misalnya, Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur yang tidak setuju dengan praktik mata uang kripto.

Baca juga: Cegah Perselisihan dalam Kegiatan Pinjam Meminjam Uang, Surat Perjanjian Utang Piutang Harus Dibuat oleh Kedua Belah Pihak!

Beberapa orang menilai bahwa transaksi kripto penuh spekulasi dan sangat naik turun. Warren Buffett termasuk pihak yang tidak mendukung cryptocurrency, sementara Elon Musk adalah pendukung vokal Bitcoin dan Dogecoin.

Shiba Inu termasuk jenis mata uang kripto yang terbilang anyar, karena baru muncul di Agustus 2020. Pada awal kemunculannya, mata uang ini nyaris tak bernilai, namun mengalami kenaikan baru-baru ini.

Leave a Reply